Camat Ubud, Gianyar, I Wayan Suwija menjelaskan, saat ini Ubud sangat memerlukan kantong parkir yang memadai. Hal itu bisa menjadi salah satu solusi untuk mengurai kemacetan di sejumlah ruas jalan utama di Ubud. "Kantong parkir sangat dibutuhkan ubud sehingga ada solusi untuk mengatur dan menata parkir," katanya Kamis (4/5).
Dikatakannya, selama ini sejumlah kantong parkir seperti di monkey Forest selama ini belum bisa disebut over kapasitas atau tidak. Pihaknya masih melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait. "Kita belum bisa mengatakan mampu atau tidak. Kami masih dalam proses koordinasi denga instansi terkait termasuk Bendesa adat Padang Tegal, terkait daya tampung dan jumlah kendaraan yang masuk ke Ubud. Yang jelas, kami sedang berproses," tambahnya.
Sementara itu, Kapolres Gianyar, AKBP I Ketut Widiada menjelaskan, sesuai informasi yang diterimanya dari Camat Ubud bahwa sudah ada koordinasi dengan Bapenas. Dimana isinya bahwa akan dilakukan pembangunan basement tempat parkir di lapangan Astina, Ubud.
"Sesuai infomasi dari pak camat yang sudah berkoordinasi dari bapenas, akan dibangun basement di lapangan Astina sampai lantai dua. Mudah-mudahan dengan adanya basement ini bisa mengurai kemacetan," ujarnya.
Selain itu untuk memberikan efek jera kepada pelaku parkir liar, Polres Gianyar akan bekerjasama dengan Dishub Kabupaten Gianyar. Akan dibentuk tim khusus untuk melakukan penindakan.
"Kami sudah sepakat bersama Dishub kami akan tindak tegas parkiran sembarang di Ubud. Kami akan pakai cara humanis dulu setelah itu kami akan lakukan tindakan," tandasnya. Editor : Donny Tabelak