Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Horor! Lift Terjun Bebas, Lima Karyawan Resort di Ubud Tewas, Polisi Langsung Lakukan Penyelidikan

Marsellus Nabunome Pampur • Sabtu, 2 September 2023 | 03:16 WIB
SELIDIKI PENYEBAB: Polisi sedang melakukan  yang tewaskan banyak orang ratusan tahun.
SELIDIKI PENYEBAB: Polisi sedang melakukan yang tewaskan banyak orang ratusan tahun.

GIANYAR, radarbali.id -Peristiwa  mengerikan terjadi di Ayu Terra Resort Banjar Kedewatan Let, Desa Kedewatan, Ubud, Gianyar. Sebanyak 5 orang karyawan tewas mengenaskan setelah lift gondala yang mereka pakai jatuh dari ketinggian puluhan meter. Kejadian itu terjadi pada Jumat (1/9) sekitar pukul 13.00 Wita.

Dua dari lima korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara tiga orang lainnya dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit. Korban Kadek Hardiyanti, 24 meninggal dunia di tempat dengan kondisi mengeluarkan darah dari hidung, dari telinga, dari mulut, kepala belakang robek, pipi robek. 

Korban Sang Putu Bayu Adi Krisna, 19 meninggal dunia di tempat dengan kondisi mengucurkan darah dari hidung, dari telinga, dari mulut, luka robek pada kepala bagian belakang robek. Lalu tiga korban yang dinyatakan meninggal dunia saat di rumah sakit yakni Ni Luh Supernigsih, 20 dengan kondisi mengeluarkan darah dari hidung, dari telinga, dari mulut, serta luka roba pada kepala belakang dan pipi. Saat ini jenazahnya dititip di rumah Sakit Payangan.

 Baca Juga: Sembunyi di Bali, Buronan Interpol Rusia Dibekuk Imigrasi Ngurah Rai

I Wayan Aries Setiawan, 23 meninggal dunia usai mendapatkan perawatan di rumah sakit Payangan. Dia mengalami luka dan mengeluarkan darah dari hidung, telinga, mulut, dan kepala belakang robek serta luka sobekan pada pipi.

Lalu korban yang terakhir yakni Kadek Yanti Pradewi, 19. Dia meninggal dunia dalam perawatan di RS Payangan. Pradewi mengalami luka parah di kepala bagian belakang dan pipi serta mengeluarkan darah dari mulut, hidung dan telinga.

Kapolsek Ubud, Kompol I Made Uder menjelaskan, kejadian itu bermula saat lima orang karyawan menaiki lift gondala dari bawah menuju loby atas. Namun saat lift sudah bergerak ke atas, tiba-tiba di pertengah diduga tali seling putus. Sehingga lift tersebut terjun bebas ke bawah.

Suara dentuman lift jatuh itu sempat didengar oleh beberapa saksi karyawan. "Karyawan lain sempat mendengar suara teriakan dan suara yang sangat keras seperti ada benda terjatuh dan terbentur. Selanjutnya saksi I Ketut Suwiarta dan karyawan Ayu Terrace Resort lainnya mengecek ke lokasi tempat lift dan dilihatnya tali seling yang terbuat dari baja putus dan tabung lift beserta penumpang 5 orang korban sudah tidak ada," katanya.

Baca Juga: BSI Raih Apresiasi Indonesia Awards 2023 berkat Inisiatif Bangun Ekonomi Desa di 10 Provinsi 

Lalu saksi I Ketut Suwiarta bersama karyawan lainnya turun kebawah melalui anak tangga. Sesampainya di bawah terlihat 5 orang karyawan sudah tergetak. Dua orang dinyatakan tewas di lokasi kejadian.

Lalu 3 orang korban saat dicek ternyata masih bernafas. Lalu saksi I Ketut Suwiarta dan karyawan lainnya menolong dengan cara  mengangkat  ke 3 korban yang masih bernafas untuk dibawah naik keatas dan selanjutnya di bawa ke rumah sakit Payangan. Namun sayangnya tiga orang itu meninggal dunia di rumah sakit.

"Sekitar pukul 16.20 Wita, jasad 2 orang korban Sang Putu Bayu Adi Krisna dan korban Kadek Hardiyanti dibawa ke rumah sakit Arisanti Ubud dengan menggunakan kendaraan ambulance PMI Kabupaten Gianyar dan Ambulance rumah sakit Arisanti Ubud," tambahnya.

 

Dari hasil penyelidikan dan olah TKP sementara diperkirakan tali seling baja tersebut tidak kuat menarik beban ke atas yang cukup berat. Lalu diduga safety atau pengganjal/rem tidak berfungsi sehingga lift meluncur dengan kecepatan tinggi ke bawah 

Panjang real lift kurang lebih 60 meter dengan posisi kemiringan lift 35 derajat. Akibat kejadian itu tabung lift hancur dan pecah, pagar pengaman yang terbuat dari kayu hancur.

"Tidak menutup kemungkinan ada faktor kelalaian dari pihak management maupun dari teknisi tidak memeriksa secara teliti kondisi lift tersebut maupun melakukan perawatan secara kontinu serta kurangnya sefety dengan kondisi Tkp sangat curam," pungkasnya.***

 

Editor : M.Ridwan
#Banjar Kedewatan #ayu terra resort #5 tewas #lift terjun bebas