Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Catat! Tempat Ibadah Tak Boleh Dipakai Kampanye Politik

Marsellus Nabunome Pampur • Sabtu, 16 September 2023 | 07:05 WIB
Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Gianyar menolak segala bentuk politisasi agama.
Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Gianyar menolak segala bentuk politisasi agama.

GIANYAR-Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Gianyar menolak segala bentuk politisasi agama. Hal itu tercetus dalam acara doa bersama dan deklarasi pemilu damai tahun 2024 yang berlangsung di Polres Gianyar pada Jumat (15/9). 

Dalam kesempatan itu juga FKUB Gianyar menolak dan melarang segala bentuk poltisasi agama atau berkampanye di rumah ibadah agama manapun. Ketua FKUB Gianyar, Ida Bagus Viprajana mengatakan politisasi agama bisa menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat. 

Sehingga menjunjung tinggi toleransi menjadi salah satu langkah yang wajib dilakukan setiap umat beragama sehingga Pemilu 2024 mendatang bisa berlangsung aman dan damai. 

"Tempat ibadah jangan dijadikan tempat kampanye dan aktivitas politik praktis sebagaimana larangan yang tertuang dalam undang-undang pemilu," tegasnya dalam kesempatan itu. Pihaknya pun berkomitmen mewujudkan pemilu damai di Kabupaten Gianyar di 2024 mendatang termasuk mendukung upaya pemerintah dan aparat dalam mengawal pemilu. 

Sementara itu, doa bersama dan deklarasi pemilu damai di Polres Gianyar itu juga dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari 15 partai politik peserta Pemilu. Selain itu juga dihadiri oleh Wakil Bupati Gianyar, Kapolres Gianyar AKBP I Ketut Widiada, Plt Ketua KPU Gianyar Komang Endra Gunawan, Ketua Bawaslu Gianyar Wayan Hartawan, jajaran Forkopimda Gianyar, PHDI dan beberapa orang lain dari instansi terkait.  

Sementara itu, Kapolres Gianyar AKBP Ketut Widiada mengatakan dalam deklarasi itu semua pihak berkomitmen menjaga pemilu damai. "Dengan harapan, kepada seluruh unsur terkait, khususnya Parpol di Gianyar berkomitmen mencegah polarisasai ekstrim. Khususnya di media sosial. Kami mengantisipasi dengan deklarasi ini," benernya. 

Dia juga mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pemetaan TPS rawan. Dimana dari 1.591 TPS yang ada, dibagi dalam tiga kategori tingkat kerawanan. Mulai dari rawan, rawan sedang dan tingkat sangat rawan. "Di Gianyar yang sangat rawan tak terlalu banyak. Kami bersama KPU dan Bawaslu bersinergi mewujudkan pemilu damai agar berjalan aman," pungkasnya. (*)

Editor : Donny Tabelak
#forum kerukunan umat beragama #fkub gianyar #polres gianyar #politik #pemilu