Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Terkait Lift Ambruk yang Tewaskan 5 Pekerja Ayuterra Resort, Polisi Minta Keterangan Saksi Ahli

Marsellus Nabunome Pampur • Sabtu, 16 September 2023 | 05:05 WIB

 

Kondisi di lokasi kejadian lift maut yang menewaskan lima pekerja di Ayuterra Resort Ubud, Gianyar, tampak sepi.
Kondisi di lokasi kejadian lift maut yang menewaskan lima pekerja di Ayuterra Resort Ubud, Gianyar, tampak sepi.

GIANYAR-Kepolisian Polres Gianyar terus melakukan penyidikan terkait kasus lift ambruk di Ayuterra Resort, Ubud, Gianyar. Dalam kejadian itu, lima orang karyawan dinyatakan meninggal dunia.  

Sebelumnya, dua owner pasangan suami-istri, yakni Lingga Wati Utomo dan suaminya, Vincent Juwono diperiksa sebagai saksi pada Senin (11/9). Setelah keduanya, yang terbaru, Polres Gianyar telah memeriksa saksi ahli dari Kementrian Tenaga Kerja dan juga dari Universitas Udayana. "Baru kemarin tim kami kembali (dari Jakarta). Hasilnya belum bisa kami sampaikan," kata Kapolres Gianyar, AKBP Ketut Widiada, Jumat (15/9). 

Dikatakannya selain memeriksa keterangan saksi ahli, pihaknya juga masih menunggu hasil dari Bidlabfor Polri cabang Denpasar. "Saksi ahli sementara itu dulu sambil menunggu hasil pemeriksaan. Sampai saat ini sudah cukup. Kami juga masih menunggu hasil dsri Bidlabfor Polri cabang Denpasar," ungkapnya.

Sebelumnya  Kasat Reskrim Polres Gianyar, AKP Ario Seno Wimoko mengatakan bahwa perihal penetapan tersangka, pihak kepolisian Polres Gianyar masih belum terlalu buru-buru.  

Menurut dia penetapan tersangka itu nantinya setelah semuanya disimpulkan. Mulai dari keterangan para saksi karyawan, owner, saksi ahli hingga hasil dari Bidlabfor. "Kita belum menetapkan tersangka. Karena penetapan murni berdasarkan ilmu sains," ujarnya. 

Saat ini pihak Ayuterra Resort telah melaporkan vendor ke Polda Bali. Laporan itu tentang adanya dugaan penipuan terkait pemasangan lift di Ayuterra Resort. Salah satunya terkait pergantian tali seling lift dari tiga ruas menjadi satu ruas. 

Kuasa hukum Ayuterra Resort, Nyoman Wirajaya menjelaskan, pergantian tali seling dari tiga ruas menjadi satu ruas itu bukan atas permintaan owner Ayuterra Resort. Yang diminta oleh owner adalah peningkatan kualitas dan daya angkut."Yang diminta owner itu, ingin meningkatkan dari 5 jadi 8 (orang). Kapasitas daya angkut, alat aman. Masalah teknis gunakan tali 3 tali ke 1, yang paham itu vendor. Owner tidak mengerti tentang lift," tambahnya.

Atas dasar kejadian itu lah yang akhirnya membuat pihak Ayuterra Resort melaporkan pihak vendor ke Polda Bali dengan pasal penipuan. (*)

Editor : Donny Tabelak
#Kecelakaan Lift #ayuterra resort #lift ambruk #ubud #lift maut