GIANYAR-Penjabat Bupati Gianyar I Dewa Tagel Wirasa memaparkan lima fokus tugasnya ke depan selama memimpin Kabupaten Gianyar. Mulai dari penanganan kemiskinan ekstrem, stunting, stabilitas inflasi, stabilitas politik, dan netralitas ASN.
Hal itu disampaikannya saat memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di halaman Kantor Bupati Gianyar (1/10). Dikatakannya, bahwa hal itu berdasarkan arahan dari Presiden Joko Widodo.
"Ini sesuai arahan bapak presiden kepada seluruh penjabat kepala daerah. Bahwa pemerintah pusat menargetkan kemiskinan ekstrem itu di angka 0 persen di tahun 2024 dan stunting di angka 14 persen,” tegasnya.
Dia juga akan melakukan upaya menangani angka kemiskinan ekstrim di Gianyar yang mencapai angka 1,38 persen. Salah satu langkah yang telah diambil dengan turun langsung memverifikasi dan memvalidasi data tersebut.
“Kemudian terkait dengan angka stunting, walaupun masih jauh di bawah rata-rata nasional dan provinsi, tingkat stunting di Kabupaten Gianyar menunjukkan tren peningkatan, kita waspadai bersama,” sambungnya.
Selain mengatasi kemiskinan ektrem dan stunting, dirinya juga mengintruksikan agar semuanya ikut menjaga inflasi dan stabilitas harga. Meski objek pengukuran inflasi di Provinsi Bali dilaksankan di Kabupaten Buleleng dan Kota Denpasar.
“Walaupun Gianyar tidak menjadi sasaran penilaian inflasi oleh statistik, namun demikian kita tetap berkewajiban untuk memantau dan menjaga," imbuhnya.
Bahkan dalam rangka menjaga keamanan dan kestabilan politik menjelang pemilihan prsiden dan pilkada serentak tahun 2024, dirinya mengimbau para ASN tidak ikut berpolitik praktis.
“Melalui kesempatan ini saya sampaikan, ini menjadi perhatian kita semua. Bagi seluruh ASN untuk menjaga netralitas,” pungkasnya. (*)
Editor : Donny Tabelak