GIANYAR-Kebakaran di TPA kembali terjadi. Terbaru, TPA Temesi di Gianyar mengalami kebakaran pada Senin (16/10) dinihari. Warga mengetahui pertamakali api membakar tumpukan sampah sekitar pukul 02.43 WITA. Kasat Pol PP sekaligus Damkar Gianyar, I Made Watha menjelaskan, api berhasil ditaklukan selama 2 jam 30 menit.
"Sementara kita masih bisa tangani, karena dini hari sudah klir dengan pengerahan 2 unit armada dan 12 personel Damkar," katanya Senin (16/10). Dijelaskannya penyebab terbakarnya TPA milik Pemda Gianyar yang terletak di jalan Raya Temesi Gianyar itu belum diketahui pasti.
Sementara itu, luas bagian TPA yang mengalami kebakaran seluas kurang lebih 3 are. "Penyebabnya masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Dan kita akan semprotkan dengan eco enzym setiap 2 atau 3 hari sekali. Hal ini sudah kita koordinasi dengan Kadis DLHK," tambah Watha.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gianyar Ni Made Mirnawati menjelaskan, untuk mengantisipasi kebakaran susulan, pihaknya melakukan penyemprotan secara reguler. "Api sudah dapat dipadamkan. Antisipasi kita tetap mengarahkan petugas melakukan penyemprotan reguler," bebernya.
Dijelaskannya TPA di Gianyar sendiri sudah termasuk over load. Sehingga berbagai cara perlu dilakukan. Termasuk melakukan antisipasi kebakaran susulan. Selain penyemprotan secara reguler, dilakukan pula inspeksi di malam hari hingga pukul 23.00 WITA. Menurutnya, setiap musim kemarau pasti petugas menjalani kerja ekstra, meningkatkan kewaspadaan.
"Semua personil gak bisa tidur. Tim Damkar yang sudah sigap, tingkatkan kewaspadaan Ada 30 personil di TPA, bagi 2 shift," tambahnya. Dia juga mengungkap bahwa di TPA Temesi selama ini juga tak ada pemilahan sampah secara khusus. Keberadaan pemulung juga cukup membantu karena secara tak langsung melakukan pemilahan karena memulung barang-barang bekas yang mereka butuhkan untuk dijual.
Ditaksir ada 13 ton sampah plastik yang diangkut oleh sebanyak 100 orang pemulung dari TPA setiap harinya. Satu orang pemulung bahkan bisa mengumpulkan sebanyak 250 kilo gram. Selain itu peran TPS3R dan bank sampah juga sangat membantu dalam proses pemilahan sampah.
Bahkan bank sampah yang ada di beberapa titik di Gianyar juga bisa mengurangi 1 ton sampah plastik ke TPA. "Penduduk 519.000 lebih, dihitung kota kecil, 319 ton seharusnya. Tapi karena Gianyar sebagai destinasi wisata, ini juga sumbang sampah signifikan," pungkasnya. ***
Editor : Donny Tabelak