GIANYAR-Memasuki musim kemarau, kejadian kebakaran terjadi di beberapa tempat. Bahkan di Gianyar sendiri TPA Temesi Gianyar sempat mengalami kebakaran. Guna mencegah terjadinya kebakaran, polisi kini menghimbau agar para petani di Gianyar tak membakar jerami secara sembarangan usai memanen padi.
Hal itu disampaikan Kapolsek Ubud, Gianyar, Kompol I Made Uder. Salah satu himbauan itu ditujukan langsung kepada para petani di Persawahan Subak Mandi Anyar, Ubud, Gianyar. “Jangan membakar jerami sembarangan, dan apabila memang terpaksa harus di bakar. Jangan pernah meninggalkan lokasi sampai api tersebut benar-benar padam," katanya Sabtu (21/10).
Dikatakannya bahwa himbauan itu dilakukan guna mengantisipasi terjadinya kebakaran yang mengakibatkan kerugian di masyarakat. Selain itu, kemungkinan lain yang terjadi jika membakar jerami di sawah, asap menutup jalan, walaupun hanya sebatas jalan pedesaan atau kampung.
"Namun masih banyaknya warga yang melintas d jalan tersebut, sehingga sangat berbahaya karena dapat menjadi penyebab kecelakaan," terangnya. Himbauan itu pun juga dilakukan melalui para Bhabinkamtibmas yang ada.
“Dengan adanya bhabinkamtibmas turun langsung ke desa atau kelurahan binaannya untuk memberikan himbauan tersebut, diharapkan keamanan dan kenyamanan di lingkungan masyarakat dapat tercapai," pungkasnya. ***
Editor : Donny Tabelak