GIANYAR-Seorang siswi SMP di salah satu sekolah negeri di Sukawati, Gianyar diduga melakukan upaya bunuh diri. Kejadian itu terjadi pada Selasa (7/11).
Komisioner KPPAD Provinsi Bali, Kadek Ariasa mengatakan siswi tersebut duduk di kelas 8. Kejadian itu bermula saat jam pelajaran masih berlangsung. Siswi tersebut lalu meminta ijin ke guru yang sedang mengajar untuk keluar dari kelas.
"Namun siswi itu malah naik ke atas gedung tak ada pembatasnya," katanya. Aksi siswi naik ke lantai atas sekolah itu sempat dilihat oleh beberapa siswa siswi lain di lapangan olahraga.
"Dilihat sama anak yang olahraga di lapangan. Korban melambaikan tangan lalu melompat," ujarnya. Akibatnya, siswi tersebut mengalami cedera cukup parah hingga harus dilarikan ke rumah sakit.
"Infonya, korban sudah dilarikan ke RS, selamat tapi patah kaki," ujarnya.
Dijelaskannya, berkaca dari peristiwa kasus kekerasan anak dengan bunuh diri, KPPAD provnsi Bali menyampaikan bahwa kasus anak bunuh diri bukan kali pertama terjadi di Bali.
Sudah berulangkali bahkan ada siswa SMP maupun SD pada tahun-tahun sebelumnya. Percobaan bunuh diri yang akhirnya selamat juga pernah terjadi.
"Atas pengalaman tersebut kami sangat berharap semua pihak terutama orang tua agar menjadikan pengalaman tersebut untuk lebih mendengar pendapat dan pertimbangan anak," pungkasnya. ***
Editor : Donny Tabelak