Jelang Hari Raya Nyepi, Harga Beras di Gianyar Berangsur Turun, Begini Ternyata Jurusnya
Marsellus Nabunome Pampur• Rabu, 6 Maret 2024 | 14:15 WIB
STABIL: Petugas mengecek harga beras di sebuah toko sembako di Gianyar
GIANYAR, radarbali.id - Menjelang Hari Raya Nyepi pada Senin (11/3/2024) mendatang, harga kebutuhan pokok beras di beberapa tempat di Gianyar berangsur turun. Mulai stabil terkendali.
Seperti salah satunya di toko beras UD Seroni di kota Gianyar. Harga beras per kilonya kini turun rata-rata di angka Rp2.000 per kilo.
"Per kilogramnya mulai turun berkisar dua ribu rupiah," kata Ni Wayan Seroni, pemilik toko beras UD Seroni, Selasa (5/3). Diperkirakan, penurunan harga beras ini juga terjadi di beberapa lokasi lainnya.
Sementara itu, sebelumnya Pemerintah Kabupaten Gianyar dengan Disperindag Kabupaten Gianyar gencar melakukan pasar murah di beberapa titik di kawasan Gianyar.
Operasi pasar dilakukan untuk meringankan beban masyarakat yang terbebani dengan kenaikan harga sembako.
Kadis Perindag Kabupaten Gianyar Luh Gede Eka Suary menjelaskan, biasanya operasi pasar dengan menggelar pasar murah ini dilakukan berdasarkan permintaan dari desa.
Jika desa terkait mengajukan pasar murah maka pihaknya akan menggelar pasar murah di desa tersebut.
Selain meringankan beban masyarakat, pasar murah juga dilakukan untuk mencegah terjadinya inflasi. Dengan digelarmyabpasar murah, maka daya beli masyarakat juga akan ikut stabil.
Apakah ini terus stabil?. Disebutkan saat ini bersamaan masa panen, sehingga diprediksi harga beras tetap stabil.
"Pasar murah menjelang hari raya Nyepi biasanya dilakukan di pusat-pusat kota, namun Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gianyar kali ini mengadakan pasar murah di desa-desa guna memberikan akses ke masyarakat pedesaan untuk dapat menikmati kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah," pungkansya.***