GIANYAR, Radar Bali.id-Harga sembako di kabupaten Gianyar, berangsur turun. Dimana sebelumnya harga sembako seperti beras dan minyak goreng serta gas subsidi 3 Kg naik.
Kadis Perindag Gianyar, Eka Suary, mengatakan bahwa sebelumnya, pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk membantu masyarakat dengan kenaikan harga sembako.
Langkah yang diambil adalah melakukan operasi pasar atau pasar murah. "Kami sudah tujuh kali melakukan operasi pasar ke desa-desa sesuai dengan permohonan kepala desanya," katanya Sabtu (9/3).
Dikatakannya, bersama kepala desa setempat, pihaknya menjual sembako dengan harga di bawah harga pasaran.
"Kami bersama dengan Kepala Desa yang membantu warganya mendapat pasokan beras lebih murah dan LPG subsidi serta minyak dan lainnya seperti telur, susu dan lainnya," imbuhnya.
Baca Juga: TPID Kabupaten Badung Rutin Gelar Operasi Pasar Murah, Jelang Hari Raya Kuningan dan Nyepi
Lanjut dia, dari pantauan langsung di beberapa pasar, sejak akhir Februari 2024 atau menjelang Hari Raya Nyepi, harga sembako pun mulai terpantau turun.
Dari pendataan yang dilakukan di Pasar Rakyat Gianyar sejak tanggal 1 Maret lalu, beberapa jenis kebutuhan pokok sudah mulai turun, meski belum menyentuh harga normal.
Seperti harga beras lokal yang diproduksi di Gianyar atau Tabanan, pada bulan Februari lalu menyentuh angka Rp15.500 per Kg.
Kini turun menjadi Rp15.000 per Kg. Lalu beras premium yang sebelumnya menyentuh harga Rp16.500 per Kg dari harga normal Rp13.900, kini turun menjadi Rp16.000 per Kg.
Lalu untuk harga bumbu masak seperti cabai merah besar yang sebelumnya menyentuh harga Rp80.000 per Kg dari harga normal Rp20.000 per kg, kini turun menjadi Rp75.000 per Kg. Cabai rawit merah yang sebelumnya menyentuh harga Rp80.000 per kg, dari harga normal Rp20.000 per KG, kini turun di harga Rp70.000 per Kg. [*]
Editor : Hari Puspita