Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Diduga Gegara Api Kompor saat Membuat Kopi, Geria Anyar Tulikup, Gianyar, Dilalap Si Jago Merah

Ida Bagus Indra Prasetia • Kamis, 17 Juli 2025 | 14:20 WIB
GELAR OLAH TKP: Polisi saat berada di lokasi kejadian musibah kebakaran sudut ruangan di Geria Anyar Tulikup. (istimewa)
GELAR OLAH TKP: Polisi saat berada di lokasi kejadian musibah kebakaran sudut ruangan di Geria Anyar Tulikup. (istimewa)

GIANYAR, Radar Bali.id - Musibah kebakaran terjadi di Geria Anyar Manuaba, Banjar Tegal, Desa Tulikup, Kecamatan Gianyar, Rabu pagi (16/7/2025).

Api melalap sudut ruangan penyimpanan sarana upakara yang terletak di sisi barat merajan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp5 juta.

Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 07.15 Wita. Berdasarkan keterangan saksi, api diduga berasal dari kompor yang menyala saat salah satu penghuni rumah membuat kopi.

Pemilik rumah, Ida Bagus Gede Sandi Adnyana Putra,  35, warga Banjar Tegal, segera menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tak berselang lama, sekitar pukul 07.30 Wita, dua unit mobil Damkar dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Gianyar tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 07.50 Wita.

Kepolisian yang datang ke lokasi kejadian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memintai keterangan saksi-saksi. Polisi memastikan tidak ada unsur kesengajaan dalam kejadian tersebut.

”Yang terbakar merupakan sudut ruangan berukuran 4 x 8 meter yang digunakan untuk menyimpan perlengkapan upakara. Kerugiannya sekitar lima juta rupiah,” ungkap petugas di lokasi.

Pihak keluarga korban telah menerima peristiwa ini sebagai musibah dan menyatakan tidak akan melanjutkan ke proses hukum. Meski demikian, aparat tetap menjalankan prosedur standar dengan mendokumentasikan kejadian dan memastikan tidak ada dampak lanjutan dari kebakaran tersebut.

Perbekel Desa Tulikup I Made Ardika membenarkan adanya kebakaran tersebut. ”Masyarakat diimbau lebih berhati-hati dalam penggunaan api di lingkungan rumah, terutama di dekat bahan-bahan yang mudah terbakar, demi mencegah insiden serupa terulang,” pungkasnya. [*]

 

Editor : Hari Puspita
#kebakaran #tulikup #gianyar