GIANYAR, RadarBali.id – Pemerintah Kabupaten Gianyar mengambil langkah tegas untuk memastikan bantuan sosial (bansos) lebih adil dan tepat sasaran.
Melalui kerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS), ribuan petugas mulai dibekali pelatihan intensif untuk menjalankan Sensus Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) mulai Senin (12/1/2026).
Pelatihan yang digelar di SDN 1 dan SDN 2 Gianyar ini bertujuan menyamakan persepsi petugas agar data yang dihasilkan valid dan objektif. Tujuannya jelas: agar daftar penerima bantuan tidak lagi diisi oleh "orang yang itu-itu saja".
Kepala BPS Gianyar, Maria Iin Maidiana, menekankan bahwa sensus tahun 2026 ini akan sepenuhnya berbasis digital menggunakan aplikasi Fasih pada perangkat Android.
"Petugas akan mendata setiap bangunan dan keluarga secara detail. Ada 104 pertanyaan yang mencakup aset, kondisi rumah, hingga retribusi sampah untuk menghasilkan data by name by address yang akurat," ujar Iin Maidiana.
Informasi Penting Sensus DTSEN Gianyar:
- Waktu Pelaksanaan: 19 Januari hingga 20 Februari 2026.
- Personel: Menerjunkan 710 petugas pencacah dan 122 pengawas ke seluruh wilayah Gianyar.
- Fokus Data: Selain variabel standar nasional, Pemkab Gianyar menambahkan variabel khusus seperti sektor pertanian dan kepemilikan usaha lokal.
Dengan data yang lebih transparan dan mutakhir, Pemkab Gianyar berharap program jaminan sosial di masa depan dapat menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan secara adil dan merata.[*]
Editor : Hari Puspita