GIANYAR, Radar Bali.id – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Gianyar terus memantau kondisi para Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Gianyar yang berada di Kuwait. Dua PMI, Putu Kramania Sinta Dewi dan Ni Nyoman Juliantari, dipastikan telah berada di negara penempatan melalui penyalur resmi PT Alqurny.
Kepala Disnaker Gianyar, Gede Suardana, menyatakan pihaknya tengah menunggu laporan resmi dari BP2MI terkait detail kondisi para pekerja tersebut. "Kami terus berkoordinasi untuk memastikan keselamatan mereka, terutama terkait perlindungan kerja di luar negeri," ungkapnya, Selasa (3/3/2026).
Di sisi lain, kekhawatiran menyelimuti salah satu PMI berinisial DNK yang juga berada di Kuwait. Melalui kuasa hukumnya, I Nyoman Astana, terungkap bahwa kliennya sempat merasa trauma akibat situasi keamanan di sana.
"Keluarga menginformasikan bahwa DNK dalam keadaan baik, namun sempat was-was dan ketakutan karena dua hari lalu ada ledakan bom yang jatuh tidak jauh dari apartemen tempat tinggalnya," ujar Astana.
Pemerintah Kabupaten Gianyar mengimbau agar para PMI di wilayah Timur Tengah tetap menjaga komunikasi aktif dengan KBRI dan segera melapor jika menghadapi kendala keamanan maupun persoalan hukum.[*]
Editor : Hari Puspita