Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Waswas Dampak Konflik Iran-Amerika-Israel, Disnaker Gianyar Pantau Kondisi PMI di Kuwait

Ida Bagus Indra Prasetia • Rabu, 4 Maret 2026 | 06:15 WIB

ilustrasi perang Iran vs Amerika Serikat-Israel. (gambar digital gemini/radar bali)
ilustrasi perang Iran vs Amerika Serikat-Israel. (gambar digital gemini/radar bali)

GIANYAR, Radar Bali.id – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Gianyar terus memantau kondisi para Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Gianyar yang berada di Kuwait. Dua PMI, Putu Kramania Sinta Dewi dan Ni Nyoman Juliantari, dipastikan telah berada di negara penempatan melalui penyalur resmi PT Alqurny.

Kepala Disnaker Gianyar, Gede Suardana, menyatakan pihaknya tengah menunggu laporan resmi dari BP2MI terkait detail kondisi para pekerja tersebut. "Kami terus berkoordinasi untuk memastikan keselamatan mereka, terutama terkait perlindungan kerja di luar negeri," ungkapnya, Selasa (3/3/2026).

Di sisi lain, kekhawatiran menyelimuti salah satu PMI berinisial DNK yang juga berada di Kuwait. Melalui kuasa hukumnya, I Nyoman Astana, terungkap bahwa kliennya sempat merasa trauma akibat situasi keamanan di sana.

"Keluarga menginformasikan bahwa DNK dalam keadaan baik, namun sempat was-was dan ketakutan karena dua hari lalu ada ledakan bom yang jatuh tidak jauh dari apartemen tempat tinggalnya," ujar Astana.

Pemerintah Kabupaten Gianyar mengimbau agar para PMI di wilayah Timur Tengah tetap menjaga komunikasi aktif dengan KBRI dan segera melapor jika menghadapi kendala keamanan maupun persoalan hukum.[*]

 

Editor : Hari Puspita
#naker Indonesia #Jazirah Arab #pmi #pekerja migran #perang Iran AS Israel