Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Bupati Gianyar Klaim Kemiskinan Menurun, Ini Penjelasannya Soal IPM di Atas Rata-Rata Nasional

Ida Bagus Indra Prasetia • Rabu, 11 Maret 2026 | 09:08 WIB

ilustrasi bantuan untuk warga miskin. (gambar digital radar bali)
ilustrasi bantuan untuk warga miskin. (gambar digital radar bali)

GIANYAR, Radar Bali.id – Kabupaten Gianyar mencatatkan rapor hijau di berbagai sektor pembangunan sepanjang tahun anggaran 2025.

Hal ini terungkap saat Bupati Gianyar, I Made Mahayastra, menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna di Ruang Sidang Utama DPRD Gianyar, Selasa (10/3/2026).

Dalam pemaparannya, Bupati Mahayastra mengungkapkan bahwa indikator makro pembangunan Gianyar menunjukkan tren positif yang signifikan, bahkan melampaui rata-rata capaian provinsi maupun nasional.

Kualitas Hidup di Atas Rata-Rata Nasional

Salah satu sorotan utama adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Gianyar yang kini menyentuh angka 80,96. Angka ini meningkat dari tahun sebelumnya (80,23) dan menempatkan Gianyar dalam kategori IPM Sangat Tinggi. Sebagai perbandingan, IPM Gianyar jauh mengungguli IPM Provinsi Bali (79,37) dan nasional (75,90).

Peningkatan kualitas hidup ini selaras dengan membaiknya angka harapan hidup masyarakat Gianyar yang kini mencapai 76,14 tahun.

Ekonomi Tumbuh, Kemiskinan Tertekan

Di sektor ekonomi, Gianyar menunjukkan taji dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,89 persen, naik dari 5,47 persen pada tahun 2024. Prestasi ini diikuti dengan keberhasilan pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan dan pengangguran:

Realisasi Pendapatan dan PAD yang Kuat

Dari sisi dapur keuangan daerah, pendapatan dalam APBD 2025 terealisasi sebesar Rp3,181 triliun atau 96,65 persen dari target Rp3,291 triliun. Motor utama pendapatan ini adalah Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang mencapai Rp1,997 triliun, menunjukkan kemandirian fiskal Gianyar yang sangat kuat dengan realisasi 98,63 persen dari target.

Reformasi Birokrasi dan Lingkungan

Tak hanya soal angka ekonomi, Bupati Mahayastra juga menggarisbawahi perbaikan tata kelola pemerintahan. Nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) naik menjadi 66,82, sementara Indeks Kualitas Lingkungan Hidup melonjak ke angka 71,67.

"Kami berharap koordinasi dan kerja sama yang telah terjalin baik dengan DPRD selama ini dapat terus ditingkatkan demi mewujudkan kemitraan yang harmonis dan pembangunan yang berkelanjutan bagi masyarakat Gianyar," pungkas Mahayastra di akhir pidatonya.[*]

Editor : Hari Puspita
#LKPJ #angka kemiskinan #ipm #gianyar