GIANYAR, Radar Bali.id – Isak tangis haru pecah di tepian Sungai Petanu, Desa Kenderan, Gianyar pada Sabtu (16/5/2026) siang. I Made Yuda ,63,, seorang lansia yang sempat dilaporkan hilang secara misterius saat mencari perlengkapan upacara, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat meski sempat terperosok ke dasar jurang yang curam.
Kronologi Hilangnya Korban
Peristiwa ini bermula pada Jumat (15/5/2026) siang sekitar pukul 13.00 Wita. Korban pamit meninggalkan rumah di Banjar Tangkas untuk menuju tegalan (kebun) miliknya. Niatnya sederhana: mencari biyukukung—perlengkapan untuk upacara adat.
Namun, hingga matahari terbenam, Made Yuda tak kunjung menampakkan batang hidungnya. Kekhawatiran keluarga memuncak. Anak kandung korban, I Made Weda, bersama warga dan aparat desa langsung melakukan penyisiran darurat.
Penemuan Barang Bukti di Bibir Jurang
Upaya pencarian awal sempat memicu kecemasan hebat. Di sekitar area tegalan yang berbatasan dengan jurang Sungai Petanu, warga menemukan jejak-jejak sunyi milik korban: sepasang sandal jepit, sebuah payung, dan pisau (blakas) yang tergeletak begitu saja.
Pencarian sempat dihentikan pada Sabtu dini hari pukul 02.00 Wita akibat medan yang ekstrem dan cuaca buruk, sebelum akhirnya dilanjutkan kembali pagi harinya dengan melibatkan Tim BPBD Kabupaten Gianyar.
Detik-Detik Evakuasi Dramatis
Titik terang muncul sekitar pukul 10.00 Wita. Seorang warga bernama I Made Astina Putra melihat sosok manusia dalam posisi telungkup di dasar jurang dekat aliran sungai.
"Korban ditemukan dalam kondisi telungkup di dasar jurang, namun mukjizatnya beliau masih bernapas dan dalam keadaan sadar," ungkap salah satu warga di lokasi.
Proses evakuasi berlangsung dramatis. Mengingat medan yang sangat curam, warga bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa harus menggunakan tali untuk menjangkau korban. Regu D BPBD Gianyar yang tiba di lokasi langsung melakukan penanganan profesional secara gotong royong.
Kondisi Korban Saat Ini
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gianyar, Ida Bagus Putu Suamba, mengonfirmasi keberhasilan evakuasi tersebut. "Astungkara, korban ditemukan selamat. Setelah berhasil diangkat dari jurang pukul 11.40 Wita, korban langsung dirujuk ke RSUD Sanjiwani," jelasnya.
Berdasarkan pemeriksaan medis awal, Made Yuda mengalami:
- Luka lecet di beberapa bagian tubuh.
- Cedera ringan pada bagian paha.
- Kondisi umum sadar dan stabil.
Apresiasi dan Imbauan Kepolisian
Kapolsek Tegallalang, AKP I Ketut Wiwin Wirahadi, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada sinergi warga dan tim gabungan yang bergerak cepat. Namun, ia juga menyelipkan pesan peringatan bagi warga lainnya.
"Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati saat beraktivitas di area kebun atau tegalan yang memiliki medan berbahaya, terutama saat kondisi cuaca sedang tidak bersahabat," pungkasnya.[*]
Editor : Hari Puspita