Pemerintah Gianyar Tingkatkan Kualitas Komunikasi Publik lewat Media Sosial

Ida Bagus Indra Prasetia • Dipublikasikan Minggu, 19 Juli 2026 | 21:07 WIB
TENGOK MEDIA CENTER: Kabid IKP, Ni Luh Made Astiti (kiri) menerima penjelasan Kadis Kominfo Makassar, Muhammad Roem.
TENGOK MEDIA CENTER: Kabid IKP, Ni Luh Made Astiti (kiri) menerima penjelasan Kadis Kominfo Makassar, Muhammad Roem.

GIANYAR, radarbali.jawapos.com – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Gianyar memperkuat tata kelola komunikasi publik melalui media sosial.

Komunikasi dikemas lebih efektif, informatif, interaktif, dan terintegrasi dengan layanan pemerintahan digital. 

Upaya ini dilakukan untuk memperkuat komunikasi publik di era digital sekaligus menghadirkan informasi yang cepat, akurat, transparan, dan mudah diakses masyarakat.

Sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas pengelolaan informasi dan komunikasi publik, Diskominfo Kabupaten Gianyar mengunjungi Diskominfo Kota Makassar Kamis (16/7).

Mengingat medsos Pemkot Makassar yang dikelola Diskominfo begitu ”hidup” dan interaktif. 

Rombongan Diskominfo Gianyar dipimpin Kepala Bidang Informasi, Komunikasi Publik (IKP), Ni Luh Made Astiti, dan diterima langsung oleh Kepala Dinas Kominfo Kota Makassar, Muhammad Roem, beserta jajaran di Kantor Diskominfo Kota Makassar.

Menurut Astiti, pengelolaan informasi publik saat ini tidak cukup hanya menyampaikan berita kegiatan pemerintah, tetapi juga harus mampu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, edukatif, serta mudah dipahami masyarakat.

”Melalui studi banding ini kami memperoleh banyak referensi mengenai tata kelola informasi publik, pengelolaan media sosial pemerintah, pelayanan pengaduan masyarakat, hingga pola kolaborasi dengan media,” ujarnya. 

Di Makassar, terdapat aplikasi layanan publik LONTARA+. Platform digital ini menjadi kanal resmi Pemerintah Kota Makassar untuk menerima pengaduan, aspirasi, saran, maupun masukan dari masyarakat.

Melalui LONTARA+, masyarakat dapat menyampaikan keluhan secara cepat dan mudah yang selanjutnya diteruskan kepada perangkat daerah terkait untuk segera ditindaklanjuti. 

”Berbagai praktik baik yang sesuai tentu akan menjadi bahan evaluasi dan dapat diadaptasi di Kabupaten Gianyar,” ujarnya.

Melalui studi banding ini, Pemerintah Kabupaten Gianyar berkomitmen terus meningkatkan kualitas pengelolaan komunikasi publik yang profesional, transparan, dan responsif.

Editor : Rosihan Anwar
diskominfo gianyar