Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Rindu Bioskop, Ernest Prakasa Luncurkan Film Teka Teki Tika

Yoyo Raharyo • Selasa, 21 Desember 2021 | 20:45 WIB
rindu-bioskop-ernest-prakasa-luncurkan-film-teka-teki-tika
rindu-bioskop-ernest-prakasa-luncurkan-film-teka-teki-tika

DENPASAR - Setelah kasus Covid-19 melandai pelaku seni memberanikan membuat film layar lebar. Salah satunya dilakukan sutradara muda Ernest Prakasa  mengaku rindu akan film bioksop sehingga lebih memilih layar lebar dibandingkan menonton di platform digital yang sudah banyak disediakan saat ini.



 


Film Teka Teki Tika menjadi karyanya di saat pandemi. Ini karya yang berbeda dari karya sebelumnya. Sebelumnya dia kerap membuat film jenaka. Kali ini, film garapannya sangat misterius. Bahkan, untuk menonjolkan sisi misterius Ernest mengajak Ayu Laksmi yang pernah main di film Pengabdi Setan untuk memberi warna atau kesan horor tersebut.  


 


Saat promo film di Denpasar Senin, 20 Desember 2021, hadir langsung sutradara Ernest Prakasa, pemain film Jenny Zhang, Tansri Kemala dan Ayu Laksmi. 


 


Film ini akan hadir sebagai film perayaan tutup tahun pada 23 Desember 2021  dari Starvision setelah Ngenest (2015), Cek Toko Sebelah (2016), Susah Sinyal (2017), Milly & Mamet (2018) dan Imperfect (2019).


 


Sempat sekali alpa karena pandemi dan tidak bisa hadir di akhir tahun 2020, tetapi akan terbayar tuntas oleh Teka Teki Tika  ini. Film produksi Indie Picture bekerjasama dengan Imajinari dan Fosa Pictures ini menandakan kembalinya Ernest Prakasa dengan gaya baru yang belum pernah dilakukan sebelumnya, yaitu mengeksplorasi misteri dalam drama keluarga.


 


Film ini akan tayang serentak di bioskop nasional pada 23 Desember. Berkisah tentang Budiman (Ferry Salim) dan Sherly (Jenny Zhang) yang tengah merayakan ulang tahun pernikahan di rumah megah mereka.


 


Arnold (Dion Wiyoko), Laura (Eriska Rein), Andre (Morgan Oey), dan Jane (Tansri Kemala) datang untuk merayakan sembari berakhir pekan. Mereka tengah berbahagia juga karena Budiman akan mendapatkan proyek besar dari pemerintah.


 


Tapi suasana makan malam yang hangat mendadak terganggu oleh kehadiran seorang perempuan misterius. Perempuan itu, Tika (Sheila Dara Aisha), mengaku sebagai anak kandung Budiman.


 


Maksud kedatangannya, adalah meminta ganti rugi karena selama ini sudah ditelantarkan. Siapa sebenarnya Tika? Apa yang ia inginkan dari keluarga ini? 


 


"Ini sebuah eksperimen saya mengeksekusi cerita dengan genre yang jauh berbeda dari semua project film yang pernah saya kerjakan sebelumnya. Elemen misteri, drama keluarga, dan sedikit bumbu komedi saya coba ramu sebagai sebuah racikan yang menyegarkan, baik bagi saya sendiri, dan semoga juga, bagi para penonton kelak,” kata Ernest di Denpasar, Senin (20/12). 


 


Dari segi penyutradaraan, lanjut Ernest, jugamerupakan ajang baginya mencoba menapaki level berikutnya dalam hal pengadeganan, dengan tuntutan blocking yang melibatkan banyak pemain. “Dan pastinya menguji ketajaman visi visual saya," ujar pria yang mengawali debut dengan Stand Up Comedy.


 


Karya Ernest tidak jauh-jauh dari kritik sosial terhadap lingkungan maupun pemerintah. Kali ini, dalam film ini dia mengangkat kasus korupsi yang terinspirasi dari kasus korupsi bantuan sosial saat pandemi lalu.


 


Menariknya, judul film ini sudah didaftarkan hak patennya 2018 walau belum ada skenarionya. "Ya saya biasanya catat kalau ada kata-kata menarik terus disimpan kemudian saya daftarkan hak paten jadi judul, ternyata bisa," ujarnya. 


 


Ayu Laksmi menceritakan dalam pengalaman film ini harus rela naik ojek karena tempat shooting film ini di Puncak  Jawa Barat di sebuah villa yang jauh dari keramaian.  Jalurnya yang ramai dan macet.


 


“Saya berapa kali naik motor. Dan itu memang 24 jam macet di depan hotel. Dan akhir pekan," ucapnya. 


 


Untuk pemilihan peran, Ernest mengaku bersyukur bisa kembali bekerja sama dengan aktor dan aktris yang selalu bisa diandalkan performanya seperti Dion Wiyoko, Morgan Oey, dan Sheila Dara.


 


“Juga, saya terhormat bisa diperkuat oleh dua seniman luar biasa dalam diri Ayu Laksmi dan Whani Darmawan. Melengkapi line-up film ini, akan hadir juga Eriska Rein, Ferry Salim, Jenny Zhang, dan lain sebagainya,” papar dia.


 


Menjalani proses syuting dengan prokes ketat di situasi pandemi, lanjut dia, menjadi komitmen untuk menghadirkan tontonan terbaik yang bisa dinikmati bersama-sama orang terkasih juga keluarga saat liburan akhir tahun.


 


“Usai proses syuting kami menjalani proses editing, dan dilanjutkan rentetan pasca produksi yang seru,” tuturnya.


 


Ernest percaya Teka Teki Tika  akan memberi pengalaman menonton istimewa yang dikerjakan dari dan dengan hati sebagai pesan, dan diharapkan berkesan untuk penontonnya, dengan otimistis.


 


“Saksikan Teka Teki Tika  mulai 23 Desember 2021," pungkas dia.

Editor : Yoyo Raharyo
#film