PERUPA di Undiksha sedang unjuk gigi. Mereka memajang berbagai jenis karya seni mereka. Total ada 60 karya seni yang dipajang. Karya-karya itu berasal dari berbagai jenis. Mulai dari karya lukis, kriya patung, kriya tekstil, kriya kayu, kriya keramik, grafis, prasi, intermedia, serta desain komunikasi visual (DKV). Seluruh karya itu dipamerkan di Galeri Paduraksa, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Undiksha.
Karya-karya itu merupakan hasil dari 20 orang perupa yang masih berstatus mahasiswa pada prodi pendidikan seni rupa Undiksha. Perupa-perupa itu merupakan mahasiswa Angkatan 2019. Mereka menamakan diri sebagai Angkatan Artmostfier.
Dalam pameran kali ini para mahasiswa mengangkat tema Exposition. Tema itu diambil untuk membeli latar belakang atas fenomena atau peristiwa sosial yang terjadi di masyarakat belakangan ini.
Ketua Panitia Pameran, Romi Hartono mengatakan, pameran itu dilaksanakan secara luring. “Ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Saat awal pandemi, sempat dilaksanakan pameran secara daring. Kemudian berubah menjadi hybrid. Saat ini pameran kembali ke konsep awal, yakni dilaksanakan secara luring,” kata Romi saat memberikan keterangan pers di FBS Undiksha kemarin (7/1).
Menurutnya pameran tersebut serasa menjadi puncak pencapaian para mahasiswa selama menempuh pendidikan di jenjang sarjana. Sebab mereka harus menghasilkan karya, melakukan tata kelola pameran, serta melakukan proses manajerial dalam proses pameran.
“Ini mungkin jadi puncak saat menempuh pendidikan sarjana. Tapi bisa menjadi momentum awal saat proses masuk ke dunia seni,” imbuhnya.
Sementara itu kurator pameran, Gede Suardika mengatakan, pameran tersebut bukan semata-mata untuk pemenuhan tugas akhir semata. Para perupa juga diminta menghadirkan sebuah karya yang memiliki konsep, mengandung tutur maupun cerita bagi para penikmatnya.
Karya-karya yang dihadirkan juga disesuaikan dengan bidang keahlian masing-masing mahasiswa. Sebanyak lima orang memilih fokus menghasilkan karya-karya seni Lukis, sebanyak tiga orang mahasiswa menghasilkan karya seni grafis dan kriya keramik, sementara lainnya memilih bidang seni yang berbeda.
Pameran tersebut akan dibuka secara resmi pada Senin (9/1) mendatang. Pameran akan berlangsung hingga 30 Januari mendatang.
Selain menghadirkan karya-karya perupa, pameran juga akan diisi workshop karya dari seni patung, kriya kayu, prasimologi, serta intermedia. (eka prasetya/rid)
Editor : M.Ridwan