Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Asyiknya Ngelawang dan Sawerannya

Hari Puspita • Minggu, 8 Januari 2023 | 20:05 WIB
MUMPUNG GALUNGAN : Anak- anak di kawasan Ubung Kaja, Denpasar, keliling ngelawang. (foto: adrian suwanto/radar bali)
MUMPUNG GALUNGAN : Anak- anak di kawasan Ubung Kaja, Denpasar, keliling ngelawang. (foto: adrian suwanto/radar bali)
DENPASAR, radarbali.id- Tradisi ngelawang atau ngamen pertunjukan seni tradisional Barong Bangkung  biasa dimainkan bocah di saat hari raya Galungan dan Kuningan seperti sekarang ini. Anak- anak di kawasan Ubung Kaja, Denpasar,  ini juga beraksi memainkan barong keliling dari rumah ke rumah warga.

Mereka terdiri dari sepuluhan anak yang bertugas memakai barong hingga membawa gamelan, berjalan keliling menunggu dipanggil warga untuk  beratraksi. Ini tentu punya keasyikan tersendiri. Karena selain berkesenian juga mendapat saweran dari warga.

Photo
Photo
foto :adrian suwanto/radar bali

Jadi mereka melestarikan tradisi berkesenian juga sekaligus mendapat "bonus" karena ada sawerannya. Juga sekalian untuk melatih mental untuk pentas keliling.

Bocah-bocah ini tidak memasang tarif. Seikhlasnya. Kebanyakan warga memberi uang sepuluh ribuan atau lebih. Mereka beratraksi di depan rumah.Kadang kepanasan, kadang kehujanan. [adrian suwanto/radar bali] Editor : Hari Puspita
#tradisi ngelawang #ngelawang saat galungan #ngamen ngelawang #ngelawang