Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Biografi Musikal ala Nosstress “Bertumbuh Bersama”

Hari Puspita • Sabtu, 29 April 2023 | 01:05 WIB
MENGABADIKAN PROSES HIDUP : Guna Warma dan Man Angga menyalakan spirit Nossstress. (foto:istimewa)
MENGABADIKAN PROSES HIDUP : Guna Warma dan Man Angga menyalakan spirit Nossstress. (foto:istimewa)
DENPASARRadar Bali.id – Mereka dikenal dengan sound musik folk yang khas. Dan, dengan segala liku-liku kesulitan yang dihadapinya, Nosstress  mengeluarkan album kelima.

Album itu berjudul Bertumbuh Bersama dalam bentuk digital, yang dirilis Minggu (23/4/2023). Sebelumnya, duo ini sudah memberi “isyarat”  dengan merilis single "Bertumbuh Bersama"   pada 6 Maret lalu.

Album kelima digambarkan ibaratkan  lukisan ragam fase perjalanan hidup Guna Warma dan Man Angga dari bocah, lalu bersama membangun Nosstress.

Di usia Nosstres yang sudah  15 tahun bukan waktu yang singkat. Belasan tahun bersama saling belajar dan bertumbuh bersama. Bagi Guna Warma dan Man Angga, Nosstress tidak hanya sekadar kelompok musik.

"Judul album ini kami ambil dari judul lagu yang juga terdapat di dalam album. Saya dan Guna Warma menyepakati judul tersebut, karena lagu itu merupakan gambaran dari kehidupan kami," ungkap Man Angga.

Album "Bertumbuh Bersama" berisikan 12 nomor. Setiap lagu mempunyai kisahnya sendiri, mengangkat hal-hal sederhana yang kerap terlewat.

Menilik album-album sebelumnya yang bersumber dari sekitaran. Apa yang mereka lihat, alami dan rasakan.

"Sedari dulu, kami menerjemahkan apapun hal yang benar-benar kami lihat dan alami menjadi tulisan, kemudian menjadi lagu. Pula di album ini, kami menceritakan hal yang kami lihat, alami dan lalui," tutur Man Angga. Nosstress pun membebaskan para pendengar menginterpretasikan, membuka ruang diskusi membedah setiap lagu.

Saat menggarap album ini, istri Guna Warna dan istri Man Angga sama-sama tengah mengandung. Pembuatan album ini juga singkat dari Desember 2022 hingga Februari 2023. Nosstress pun memilih rehat sejenak dari panggung offline. Menemani persalinan istri masing-masing sembari merampungkan album.

"Seluruh pengerjaan album dikerjakan di studio kami, Taman Bermain Nosstress. Saya dan Man Angga masing-masing menciptakan 6 lagu. Ada Fendy Rizk, Noriz Kiki dan Gede Yudis yang membantu proses pengerjaan, baik secara ide maupun eksekusi," terang Guna Warma. Lebih lanjut dijelaskan,  Man Angga bertindak selaku produser untuk 10 lagu, dan 2 lagu lainnya diproduseri oleh Fendy Rizk.

Setelah album "Bertumbuh Bersama" dirilis, band yang dibentuk tahun 2008 ini bersiap melepas video musik. "Ada beberapa video musik yang akan menyusul. Satu persatu akan kami rilis sembari mengerjakan video live untuk semua lagu di dalam album terbaru," jelas Man Angga.

Untuk saat ini, albumnya masih bentuk digital. Namun, tak menutup kemungkinan rilisan fisik akan hadir. "Namun mungkin rilisan yang amat sangat terbatas," tandasnya. [ni kadek novi febriani/radar bali] Editor : Hari Puspita
#band folk Bali #folk music #nosstress #album kelima Nosstress