Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Dari Panggung PKB di Wantilan Taman Budaya: Gianyar Tampilkan Janger, Sedikit Diubah, Sesuaikan Usia Penari

Ni Kadek Novi Febriani • Selasa, 4 Juli 2023 | 22:05 WIB
GAYA KHAS ANAK-ANAK : Para penari bocah asal Banjar Mukti, Desa Singapadu, Gianyar, penuh semangat menarikan kesenian Janger  di Wantilan Taman Budaya.
GAYA KHAS ANAK-ANAK : Para penari bocah asal Banjar Mukti, Desa Singapadu, Gianyar, penuh semangat menarikan kesenian Janger di Wantilan Taman Budaya.

Anak-anak Banjar Mukti, Desa Singapadu menampilkan kesenian Janger di   Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-45 Tahun 2023. Era kiwari, zaman digital tak menyurutkan semangat menarikan kesenian Janger  di Wantilan Taman Budaya (Art Centre) Bali, tampil trengginas penuh semangat, Minggu (2/7/2023) .

KALI ini tarian dibawakan 32 penari. Ini terdiri dari 16 penari pria (kecak) dan 16 penari wanita (janger), mereka berusia 7-12 tahun. Mereka tampil percaya diri di hadapan ratusan pasang mata yang memenuhi Wantilan Taman Budaya. 

Diiringi gamelan nan merdu,  gerak indah penuh makna, mulai para penari pria yang  duduk bersila, penari perempuan  duduk bersimpuh dengan  gerakan berpindah menjadi salah satu ciri khas yang dapat membuat  penonton dipenuhi rasa gembira. 

Sepanjang pertunjukkan penarinya menari dan bernyanyi, "Titiyang Janger Lokananta meled pisan midartayang seni budayane luwih kasumbung kedura negara ajeg lestari jagate kerta raharja."

Menurut Ketua Sanggar Lokananta I Wayan Sutirtha, usai pergelaran menyampaikan persiapan sudah dilakukan pihaknya sejak bulan Maret 2023. Termasuk dalam menyiapkan tabuh kreasi baru yang diberi judul Harnawa Ganantri gubahan penata tabuh Gede Febi Widi Cahyadi. 

Akademisi Program Studi Tari Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar melakukan sedikit perubahan pada syair lagu Janger agar sesuai dengan karakter penari anak-anak.

Sementara dari sisi gerak menurutnya Tari Janger lebih bersifat simbolik jadi masih sesuai jika dibawakan oleh anak-anak. "Lagunya sudah dikemas menjadi lagu anak-anak. Walaupun masih memakai lagu-lagu yang ada, tapi ada kata-kata yang diganti, misalnya muda-mudi jadi anak-anak, mademenan jadi matimpal," tutur pria asli Banjar Mukti. [*]

 

Editor : Hari Puspita
#Pesta Kesenian Bali 2023 #PKB 2023 #tari janger