GIANYAR-Pameran karya lukis bertema Nude digelar di Den-O Coffee Ubud, Jalan Raya Lungsiakan, Desa Kedewatan, Ubud.
Pameran itu dibuka pada Minggu (29/10) malam dan menampilkan 7 karya lukis beragam ukuran. Sebagaimana tema yang diusung, karya yang dipajang dalam pameran ini adalah karya lukis yang terinspirasi dari lekukan tubuh seorang model wanita profesional.
Sosok tersebut berasal dari Prancis. Sebagaimana arti nude dalam bahasa Indonesia, karya yang dipajang adalah karya lukis bertema telanjang. Pada karya yang dipamer sang perupa yakni I Wayan Januariawan, adalah goresan kuas di atas kanvas yang merepresentasikan pose menantang dari sang model bernama Jahil.
Menurut sang seniman, sejumlah karya itu dibuatkan dua tahun lalu. "Nude tentang anatomi tubuh manusia, wanita," katanya di sela pameran.
Karya yang dia hasilkan dua tahun lalu itu memantik rasa tertarik dari I Wayan Dendi. Dia adalah pemilik dari Den-O Coffee Ubud. Keduanya kemudian sepakat bekerjasama untuk membuat pameran khusus untuk karya-karya tersebut.
Meski bukan studio pameran, keduanya sepakat untuk memajang lukisan dengan pose anatomi wanita gemuk yang dikaitkan dengan makanan yang enak. Wayan Januariawan menyatakan jika Jahil, wanita model yang menginspirasinya itu memang memilki postur tubuh agak gemuk.
Pada pameran itu, Jahil belum berkesempatan hadir, karena masih memiliki kesibukan lain. "Dia model profesional, tidak perlu saya beri tahu detail, hanya angel tertentu dia sudah sangat menarik. Perspektif estetika keindahan tubuh wanita," tambahnya.
Pria yang akrab disapa Wayan Donal ini menjabarkan lebih jauh bagaimana sosok Jah. Wanita elegan dengan tingkat kepercayaan diri yang tinggi. Dia mendobrak anggapan umum, dimana wanita model haruslah bertubuh langsing. "Dari model ini saya terinspirasi bahwa dia sangat mengapresiasi bentuk tubuhnya," jelas Donal.
Pameran ini sendiri akan berlangsung selama kurang lebih tiga bulan ke depan. ***
Editor : Donny Tabelak