Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Dari Pertunjukan Seni Moderasi di Tabanan: Beragam Kesenian Mewakili Wujud Kerukunan

Juliadi Radar Bali • Senin, 25 Desember 2023 | 00:05 WIB
ANGKAT TEMA KERUKUNAN : Pentas moderasi beragama di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tabanan, Sabtu (23/12/2023). (juliadi/radar bali)
ANGKAT TEMA KERUKUNAN : Pentas moderasi beragama di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tabanan, Sabtu (23/12/2023). (juliadi/radar bali)

Sejumlah kesenian lokal dari berbagai agama yang ada di Kabupaten Tabanan ditampilkan dalam pentas seni moderasi digelar . Kali ini pergelaran digelar Kementerian Agama Kabupaten Tabanan.

PANGGUNG pentas itu tampak berwarna. Dalam pentas seni moderasi tersebut diawali dengan pementasan umat beragama Kristen. Mereka menampilkan paduan suara.

Dilanjutkan dengan pementasan Baris Tunggal dan Barong Ket dari umat beragama Hindu. Pementasan dari Agama Islam berupa hadrah kontemporer yang dipentaskan dari SD/MI Al Amin Tabanan. Sementara pementasan seni dari Agama Budha menampilkan tarian Barongsai dari Pusaka Catra, Tabanan. 

Pementasan seni moderasi ini sebagai potret kehidupan beragama di Kabupaten Tabanan. Dimana Kabupaten Tabanan menjadi kota yang penuh dengan hubungan kebersamaan dan toleransi yang masih terjalin.

Terlebih Kabupaten Tabanan tengah mendapatkan Harmony Award, sehingga harus dipertahankan, harus memiliki rasa kepemilikan satu sama lainnya

“Pemaknaan pementasan seni moderasi beragama ini pun diharapkan dapat terus berlanjut dalam mengamalkan agama masing-masing. Sehingga terjalinnya hubungan antar umat beragama baik di Kabupaten Tabanan,” Kepala Kantor Kementerian Agama  Kabupaten Tabanan, Ida Bagus Putu Arsana, Sabtu (23/12/2023).

Putu Arsana menambahkan pentas seni moderasi beragama, juga sebagai bentuk merawat kerukunan beragama hingga budaya dan tradisi yang lahir dari agama yang ada di Indonesia. Apalagi menjelang menjelang pesta demokrasi.

“Dengan pentas seni moderasi harap kami kembali saling mengingatkan dan menjaga keutuhan kerukunan, rasa persatuan di tengah jelang pemilihan umum,” pungkasnya. [*]

 

Editor : Hari Puspita
#seni budaya #kesenian #kerukunan antar umat beragama