Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Dari Lomba 12 Ogoh-Ogoh di Tabanan: Jangan Coba Curang, Ketahuan Pakai Bahan Plastik Langsung Dicoret

Juliadi Radar Bali • Minggu, 25 Februari 2024 | 01:15 WIB
DILOMBAKAN : Suasana lomba penilaian ogoh-ogoh khusus kecamatan Tabanan di Taman Kota Bung Karno, Tabanan. (juliadi/radar bali)
DILOMBAKAN : Suasana lomba penilaian ogoh-ogoh khusus kecamatan Tabanan di Taman Kota Bung Karno, Tabanan. (juliadi/radar bali)

Tak kurang 12 ogoh-ogoh karya kreativitas dari sejumlah Sekaa Teruna (ST) dan Yowana yang ada di Kota Tabanan ditampilkan di Taman Kota Bung Karno Tabanan, Jumat (23/2/2024). Selain ditampilkan karya seni ogoh-ogoh juga akan diberikan penilaian oleh panitia lomba Dinas Kebudayaan Tabanan.

SUASANA  tampak semarak. Ada belasan Yowana dan ST yang mengikuti lomba ogoh-ogoh ini.

Mereka antara lain dari Yowana Dharma Mekar, Banjar Sandan Pondok, Desa Sesandan, ST Asta Dharma, Desa Gubug, ST Eka Budhi Banjar Adat Tegal Belodan, ST Sri Utama, Desa Tunjuk, ST Satria Indra Dharma, Tuaiklang Belodan, ST Sandhi Taruna, Tuakilang Baleran, ST Handayani, Banjar Dinas Bedha, Desa Bongan, STT Eka Dharma Laksana, Desa Subamia, ST Eka Satunggaling Adnyana.

Selebihnya ada juga peserta dari Banjar Gerogak Gede, ST Eka Adnyana, Banjar Pande, Dajan Peken, ST Satya Muhara Hita, Buahan Utara, Desa Buahan dan, ST Widya Taruna, Desa Sudimara.

Untuk diketahui Pemerintah Kabupaten Tabanan sebelumnya, meniadakan parade lomba ogoh-ogoh untuk tingkat kabupaten. Dengan alasan karena tahun politik digelar pemilu serentak 2024.

Meski tidak menggelar parade lomba ogoh-ogoh tingkat kabupaten, namun untuk memfasilitasi kreativitas seni ogoh-ogoh dari para anak muda menjelang Nyepi berlangsung. Pemkab Tabanan akhirnya menggelar lomba ogoh dalam skup kecil yakni tingkat kecamatan.

“Kalau dulu lombanya se- desa adat di Kabupaten, sekarang ini hanya kami gelar lomba di Kecamatan Tabanan saja dengan 12 sekaa teruna atau yowana mengikuti. Setiap desa mengirimkan satu buah karya ogoh-ogoh,” ujar Sekretaris Dinas Kebudayaan Tabanan, Ni Luh Putu Mahadi Santi Dewi.

Ia menyebut mengapa pihaknya hanya gelar lomba ogoh-ogoh untuk Kecamatan Tabanan saja, karena adanya pemilu, juga banyak hari-hari raya keagamaan saat ini.

“Ini waktunya mepet sekali, mulai raihan Sugihan Jawa, Galungan Kuningan dan Hari Raya Nyepi. Menumpuk hari rayanya dari Bulan Februari sampai maret. Maka kami gelar skup kecil,” ungkap Mahadi.

Sementara itu Dewa Nyoman Sugiartha selaku panitia lomba sekaligus fungsional ahli muda bidang Adat Istiadat Dinas Kebudayaan Tabanan mengatakan penilaian lomba ogoh-ogoh kali tidak hanya sisi seni yang dinilai oleh tim dewan juri. Melainkan pula bahan dari pembuatan ogoh-ogoh. Bahannya harus menggunakan bahan alami, ramah lingkungan atau bisa juga dari dedaunan dan kacang-kacangan.

“Panitia melarang menggunakan bahan plastik dan Styrofoam, bila ketahuan langsung diskualifikasi,” ungkapnya.   

Untuk dewan Juri yang dilibatkan didatangkan langsung dari Denpasar dan daerah Gianyar dan satu lagi dari Tabanan. Yakni ada juri bidang adat budaya, juri bidang praktisi ogoh-ogoh  dan juri bidang praktisi seni patung.

“Jadi hari ini ketiga dewan juri dan panitia sedang melakukan penilaian untuk menentukan juara 1,2 dan 3. Bahkan hari ini langsung kami umumkan juaranya,” ucapnya.

“Sedangkan untuk Sabtu besok penilaian lomba untuk juara ogoh-ogoh unik, kreatif, dan terfavorit yang langsung dilakukan oleh Bupati Tabanan,” sambungnya.

Dari 12 Yowana dan Sekaa Teruna yang mengikuti lomba ogoh-ogoh telah diberikan uang pembinaan masing-masing sebesar Rp 20 juta. Di samping uang pembinaan juga diberikan uang hadiah bagi Yowana dan Sekaa teruna yang mendapat juara.

“Untuk ogoh-ogoh Juara terbaik 1 memberikan uang hadiah sebesar Rp 10 juta, Juara 2 sebesar Rp 7,5 juta dan juara 3 sebesar Rp 5 juta. Kemudian juara ogoh-ogoh terfavorit, terunik dan terkreatif hadiahnya masing-masing sebesar Rp 5 juta,” pungkasnya. [*]

Editor : Hari Puspita
#tabanan #Lomba #ogoh-ogoh