NEGARA, Radar Bali.id - Lomba Ogoh-ogoh yang digelar dalam rangka hari Raya Nyepi, kembali dimenangkan Ogoh -ogoh kreasi dari Sekaa Taruna Teruni (STT) Kembang Sari, Banjar Banyubiru, Desa Banyubiru.
Ogoh - ogoh dengan tema ogoh-ogoh "Mebarung Gelung" ini menjadi juara pertama. Tahun lalu, STT Kembang Sari juga menjadi juara pertama dalam lomba yang sama.
Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengapresiasi kepada hasil karya ogoh-ogoh baik itu dari ogoh-ogoh dewasa, ogoh-ogoh mini, sketsa ogoh-ogoh dari para STT.
Lomba dalam rangka festival Masikian ini, salah satu bentuk apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Jembrana.
" Festival telah memberi ruang yang sangat luar biasa bagi para STT dalam berkreativitas. Khususnya dalam menciptakan seni ogoh-ogoh, yang merupakan bagian dari tradisi Bali dalam menyambut Hari Raya Nyepi," ujarnya.
Menurut bupati, karya ogoh-ogoh dengan tema yang beragam mengangkat isu-isu sosial atau lingkungan, hingga kisah pewayangan yang tidak lepas pada aspek estetika dan keindahan desainnya.
Lomba Ogoh -ogoh diikuti masing -masing tiga buah dari setiap kecamatan di Jembrana, sehingga total 15 Ogoh-ogoh yang mengikuti lomba.
Juara pertama STT Kembang Sari Banjar Banyubiru, Desa Banyubiru dengan tema ogoh-ogoh "Mebarung Gelung". Juara kedua STT Satya Dharma Kerti Banjar Adat Cempaka, Desa Pangyangan, dengan tema ogoh-ogoh "Nyapa Kadi Aku", dan juara ketiga STT Eka Jaya Sari, Banjar Adat Bunut Bolong, Desa Manggissari dengan tema ogoh-ogoh "Kumbakarna Lina".
Kemudian juara harapan I diraih, STT Satya Dharma, Banjar Adat Dana Sari Desa Adat Ekasari, dengan tema ogoh-ogoh " Kawah Candra Gowuka", dan Juara Harapan II, ST. Yuwana Dharma Kanthi Banjar Adat Peh, Desa Adat Kaliakah dengan tema ogoh-ogoh "Kaliakan". [*]
Editor : Hari Puspita