Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Menikmati Kepak Liukan Ikan Mas Koki Bali yang Kian Endemik dan Legendaris di DTIK Festival 2024

Ni Made Ari Rismaya Dewi • Minggu, 24 Maret 2024 | 11:06 WIB

BER BARONG: Salah satu kontestan Be Barong alias Ikan Mas Koki Bali di arena DTIK 2024
BER BARONG: Salah satu kontestan Be Barong alias Ikan Mas Koki Bali di arena DTIK 2024


DENPASAR, radarbali.id - Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Denpasar berkolaborasi dengan Asosiasi Ikan Mas Koki Bali menggelar Kontes Ikan Mas Koki Bali Walikota Cup I, di halaman Graha Sewaka Dharma Lumintang (23/3/2024)

Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar, Ida Bagus Mayun Suryawangsa memaparkan Ikan Mas Koki Bali merupakan salah satu ikan air tawar yang telah menjadi ikan endemik asal Pulau Bali.

Masyakarat Bali lebih mengenalnya dengan nama Be Barong karena ekor panjangnya yang melambai dan memiliki banyak belahan atau kepak.

Baca Juga: Terungkap! Gus Benong, Petugas Damkar Badung Miliki Senjata Api Jenis Pistol Rp 50 Juta, Pakai Narkoba Pula

"Saat ini banyak terbentuk komunitas budidaya Ikan Mas Koki Bali di Denpasar yang sangat mendukung eksistensi Ikan Mas Koki Bali. Antusiasme masyarakat terhadap Mas Koki Bali juga sangat tinggi," tuturnya.

Hal ini terbukti dari peserta yang datang dari Denpasar hingga luar Denpasar, seperti Tabanan dan Gianyar. Pada gelaran pertamanya, sebanyak 200 jenis ikan dilombakan dalam tujuh kategori.

Di antaranya kategori Dewasa Solid; Dewasa Kombinasi; Remaja Solid; Remaja Kombinasi; Sepak 3 All Size; Sepak 2 All Size; dan Size Jumbo.

Baca Juga: Bali United Basketball Menang di Kandang Rajawali Medan, Begini Strateginya

Peserta akan memperebutkan Juara I, II dan III. Bahkan karena antusiasme yang tinggi, pihak panitia sampai melakukan pembatasan peserta untuk mendukung optimalisasi pelaksanaan kegiatan.  

Ikan Mas Koki merah putih
Ikan Mas Koki merah putih


Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengelolaan Pembudidayaan Ikan DPKP Kota Denpasar, Ni Made Rai Sumarni turut menyampaikan bahwa Kontes Walikota Cup Ikan Mas Koki Bali ini menjadi bentuk dukungan dan apresiasi dari pemerintah guna mewujudkan branding Ikan Mas Koki Bali di tingkat regional, nasional hingga internasional.

Didukung juga dengan Kota Denpasar yang memiliki potensi pasar perikanan yang besar dalam budidaya Ikan hias, salah satunya Ikan Mas Koki Bali.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem, Kabel-Kabel Jaringan Menjuntai, PLN Temukan 40 Titik Gangguan di Bali Selama Sepekan

"Ikan Mas Koki ini merupakan salah satu ikan endemik yang ada di Bali yang memang warisan budaya leluhur kita yang harus kita lindungi. Jadi kita ingin memperkenalkan kepada masyarakat bahwa kita memiliki potensi Ikan Mas Koki Bali yang harus kita kembangkan dan kita lestarikan," paparnya.

Selain untuk promosi, serangkaian pameran dan kontes di DTIK Festival 2024 ini juga merupakan wadah edukasi kepada masyarakat untuk mengenal Ikan Mas Koki Bali dengan lebih dekat. Mulai dari bentuk dan gerakannya yang indah, warna cerah, mudah beradaptasi, hingga bernilai jual tinggi dan dapat dibudidayakan secara luas.

"Sehingga mereka berminat dan ikut melestarikan dengan memelihara ikan di rumahnya. Karena ikan mas koki bali tidak memerlukan wadah yang luas," sambungnya.

Baca Juga: Cek Fakta! Pembangunan Tangga Tebing Pantai Diamond Nusa Penida Tak Kantongi Izin, Kok Nekat?

Wadahnya cukup dengan aquarium berukuran kecil maupun jeding atau gerabah tanah liat. Melalui kontes ini, diharapkannya masyarakat lebih mengenal ikan-ikan yang memang ikan asli endemik Pulau Bali.

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara turut mengapresiasi terselenggaranya kontes Ikan Mas Koki Bali yang sekaligus dalam rangka Hut Kota Denpasar ke-236. Kegiatan ini menurutnya dapat memberikan manfaat pelestarian budaya dan ekonomi kreatif.

"Manfaat kontes ini tidak hanya pada pembudidayaan, penyaluran hobi dan ekonomi kerakyatan. Terdapat cerita dari keberadaan Ikan Mas Koki Bali ini dapat terus disosialisasikan sebagai warisan budaya di Bali, khususnya di Kota Denpasar," ujarnya.

Baca Juga: Astra Motor Bali Ajak Anak Yatim dan 40 Konsumen Loyal Honda Buka Puasa Bersama 

Untuk diketahui, Ikan Mas Koki memiliki legenda sebagai hadiah dari Raja Cina kepada Raja Bali dalam cerita Istana Balingkang. Kontes ini diharapkannya dapat terselenggara kembali dan menjadi kontes tahunan di Kota Denpasar.***

Editor : M.Ridwan
#denpasar #ikan mas koki bali #kontes ikan mas koki #Walikota Cup I #be barong