Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Bali Megarupa Kembali Dihelat, Ajak 24 Perupa Dalam Puitika Rupa Perupa

Ni Kadek Novi Febriani • Rabu, 14 Agustus 2024 | 15:20 WIB
HEBAT: Beberapa dari karya puluhan perujpa di ajang Bali Megarupa hingga 20 Agustus 2024
HEBAT: Beberapa dari karya puluhan perujpa di ajang Bali Megarupa hingga 20 Agustus 2024

DENPASAR, radarbali.id - Perhelatan seni rupa Bali Megarupa kembali hadir tahun ini, ajang yang  merupakan bagian utuh dari Festival Seni Bali Jani (FSBJ) sepenuhnya didedikasikan untuk mewadahi seni rupa multifaset modern dan kontemporer berikut segala inovasinya. Pelaksanaan pameran akan berlangsung mulai 14 -20 Agustus 2024 di Gedung Kriya , Taman Budaya Bali.

Sejalan pemaknaan atas tema FSBJ VI Tahun 2024. 

Tema yang diusung Puspa Cipta Jana Kerthi: Karya Mulia Manusia Berbudaya, Bali Megarupa VI mengetengahkan tajuk Karma Wong Kawya dengan sub bahasan Puitika Rupa Perupa. 

 

Sebagai subject matter adalah “Jana” atau Manusia, di mana sang insan pencipta (Perupa) ini didorong untuk mengeksplorasi keberadaan dirinya sebagai Seniman mapun mahluk sosial, dan karya dapat dimaknai sebagai manifestasi dari tindakan (Karma); mencerminkan penghayatan akan keindahan yang dituangkan dalam ekspresi artistik (Puitika) berwujud visual (Rupa). 

Kurator Megarupa Prof.  I Wayan ‘Kun’ Adnyana menjelaskan,  Pameran Bali Megarupa tahun ini diselenggarakan dengan skema kurasi Undangan Perupa, mewadahi karya seni lukis, fotografi, keramik, dan trimatra.

“Skema kurasi ini mengedepankan penjelasan menyeluruh, gaya yang mempribadi, keselarasan tema, keunikan stilistik, kebaruan estetik, kebertumbuhan proses kreatif personal, sekaligus kemungkinan penghayatan, pemaknaan atau perayaan atas tematik yang disodorkan,” jelas kemarin (12/8/2024).

 Baca Juga: PNO dan Dua Temannya Resmi Tersangka Narkoba Jenis Ganja Saat Diciduk di Sebuah Apartemen di Kuta

Acara hanya digelar di satu venue saja  di Gedung Kriya, Taman Budaya Provinsi Bali—akan tetapi ajang ini terbukti tetap meneguhkan pencapaian cemerlang para perupa.

"Ada 24 perupa berpartisipasi, terdiri dari karya dwi matra dan tri matra. Diantaranya seniman-seniman bereputasi nasional bahkan internasional, semisal Erawan, Chusin Setiadikara, Wiradana, Suklu, Gustra, Arya Palguna, dan sebagainya, termasuk pula Nyoman Sani yang belum lama ini meraih Pemenang Pertama Kompetisi UOB Painting of the Year 2023,” tuturnya. 

Dalam pameran Bali Megarupa ini mewadahi karya seni lukis, patung, fotografi, dan keramik. Tampil beragam gaya yang masing-masing kreatornya memiliki ciri tersendiri, yang bukan hanya dikembangkan lebih jauh, melainkan juga dikritisi guna melampaui kecenderungan mannerisme atau pengulangan. 

 Baca Juga: Jaringan Penggelapan Kendaraan Rental Lintas Pulau Bali-Jakarta Diciduk, Berkomplot untuk Kejahatan, Begini Modusnya

Karya-karya mereka dalam titik pandang tertentu, mendorong penonton menghayatinya bukan semata sebagai suguhan estetika.

Melainkan membuka bacaan bahwa buah cipta yang tergelar pada Bali Megarupa kali ini mengundang renungan mendalam, menyentuh hakikat yang menjadi galian filsafat seni; yakni tidak berhenti sebatas menyandingkan perihal keindahan dan keburukan (beauty and ugliness). Capaian kreasi para perupa ini layak diapresiasi, selaras dengan niat sedini awal Megarupa dihadirkan, yakni mencerminkan upaya inovasi terus menerus dengan kemungkinan kreativitas yang lintas batas.

 

Dengan demikian, keberadaan pameran Bali Megarupa layak untuk diperjuangkan sebagai wahana menjaga elan kreatif masyarakat seni rupa Bali. “Semoga dalam perhelatan tahun-tahun mendatang, tata laksana ekshibisi kembali tergelar di sekian venue dengan capaian mumpuni yang mendapat apresiasi nasional dan global,” tandasnya.***

 

Editor : M.Ridwan
#denpasar #perupa #pameran lukis #seniman