JAKARTA, radarbali.id - Kabar mengejutkan datang dari pedangdut cantik Ayu Ting Ting.
Setelah rehat beberapa hari lantaran tengah berduka kehilangan keponakan tercintanya ia kembali menjadi host di salah satu TV swasta.
Dalam acara tersebut, ia memaparkan hal yang tak pernah ia ungkapkan sebelumnya.
Ayu menyebutkan bahwa dirinya memiliki adik laki-laki.
Sambil menahan tangis Ayu mengatakan bahwa sang adik tersebut telah lama meninggal saat usianya masih kecil.
Hal tersebut diungkapkan Ayu saat membahas keponakannya yang baru saja pergi untuk selamanya.
Baca Juga: KONI Badung Semprot Cabor Woodball, Tak Pernah Raih Emas, Padahal Sudah Nikmati Fasilitas
Menurut Ayu, ternyata keluarganya terutama orang tuanya kehilangan anggota keluarga bukan untuk pertama kalinya.
Jauh sebelumnya orang tuanya juga pernah kehilangan seorang anak laki-laki.
Kepergian Zoltan keponakannya tersebut lantas membuat mereka teringat kepada adik laki-laki Ayu.
Ia juga menjelaskan bahwa usia Zoltan dan adiknya tersebut tak jauh beda.
Tentu saja hal tersebut membuat keluarganya terutama sang ibu semakin terpukul.
Dua kali ditinggalkan penerus lelaki ayah Ojak tentunya sangat terluka.
Bayi Zoltan sendiri meninggal dunia setelah dilarikan ke rumah sakit lantaran mengalami dehidrasi parah.
Menurut pemaparan Ayu, bayi Zoltan drop setelah disuntik vaksin Volio dan ia mengalami muntah dan buang air besar yang terlalu sering.
Hal tersebut membuat kondisi bayi memburuk hingga berakhir dengan kepergian untuk selamanya.
Ayu mengungkapkan dirinya terkejut saat sang adik Shifa menghubunginya di lokasi syuting memberitahukan bahwa Zoltan pucat pasi.
“Saya kaget, Shifa chat ‘Teh kok Zoltan pucat yah’ katanya, saya udah langsung lepas langsung ke rumah sakit sampai sana gak ketemu sudah pergi,” tutur ayu sambil menahan tangis.
Ada pun kondisi keluarga saat ini masih dalam suasana berduka.
Baca Juga: Tertib Administrasi, Disdukcapil Denpasar Sidak Duktang Penumpang di Pelabuhan Benoa
Kendati demikian Ayu harus tegar lantaran masih ada dua anak yang harus diberikan perhatian.
Ia juga menyebutkan bahwa barang-barang Zoltan tak boleh ada yang teralihkan karena ia ingin mengenang keponakannya tersebut sampai kapanpun.***
Editor : M.Ridwan