Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Produk Filmnya Masih Terlaris Sepanjang Masa di Indonesia, MD Entertainment Masih Dominan

Marsellus Pampur • Sabtu, 5 Oktober 2024 | 21:40 WIB
MASIH DOMINAN : Manoj Punjabi (kanan) dalam di acara Jimbaran, Kuta Selatan. (Foto Marsell Pampur)
MASIH DOMINAN : Manoj Punjabi (kanan) dalam di acara Jimbaran, Kuta Selatan. (Foto Marsell Pampur)

MANGUPURA-  radarbali.id. Suka atau tidak suka, film horor sejauh ini ternyata masih menjadi salah satu genre film yang paling diminati  masyarakat Indonesia.

Melihat perkembangan dan mint film ber-genre horor makin besar di Indonesia, MD Entertainment selaku salah satu rumah produksi paling laris di perfilman Indonesia pun berupaya mempertahankan eksistensinya di genre ini.

MD Entertainment selalu berusaha untuk menjadi pioneer film dengan genre horor yang berkualitas dari berbagai elemen baik produksi, cerita maupun hasil.

Keberhasilan Manoj Punjabi dalam memimpin MD Entertainment menghasilkan karya karya berkualitas yang diminati masyarakat, menjadikannya figur terkaya ke-18 di Indonesia berdasarkan Forbes. 

Pada tahun 2024, Film Ipar adalah Maut dan Badaruwuhi di Desa Penari masuk ke jajaran 5 besar peraih Box Office Indonesia hingga penghujung tahun 2024 ini.

Pada tahun 2023, dengan film Sewu Dino yang berhasil meraih lebih dari 4.800.000 penonton. Di tahun 2022, MD Entertainment berhasil memecahkan rekor “Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa” dengan film KKN di Desa Penari dengan raihan jumlah penonton melebihi 10 juta. 

Kemudian, film Ayat-Ayat Cinta (2008), Habibie dan Ainun (2012), dan Danur (2017) juga masuk ke daftar film Box Office hasil karya MD Entertainment.

Manoj Punjabi selaku CEO dan Founder MD Entertainment mengatakan, dengan semua keberhasilan itu, pihaknya berencana melakukan ekspansi di dunia entertainment melalui televisi.

”Dalam beberapa tahun terakhir, MD selalu melakukan pemetaan terhadap tren yang terjadi di masyarakat salah satunya yakni tren IP( Intelectual Property) yang diminati dan sudah punya atensi besar di masyarakat," katanya di acara Asia’s Premier Event for the Media, Telecoms & Entertainment Industry (APOS) 2024 di Jimbaran, Kuta Selatan, Badung Kamis (3/10/2024).

Lanjut dia, sehingga ketika diadaptasi dalam format layar lebar akan ada potensi relevansi sehingga dapat diterima dengan mudah oleh penonton, yang akan berindikasi pada potensi peraihan jumlah penonton ketika film ini rilis di bioskop.

Dia menjelaskan, salah satu terobosan yang dilakukan penghujung tahun 2024 ini yakni menjadikan salah satu televisi dengan format free to air.

”Penetrasi ke ranah televisi free to air akan menjadikan bisnis MD menjadi sinergi tentunya dalam mempersiapkan terobosannya, MD Entertainment menyiapkan berbagai inovasi dan produk unggul yang akan menjadikan iklim kompetisi di ranah pertelevisian semakin bervariasi," pungkasnya. [*]

Editor : Hari Puspita
#film #horor #Cinema