JAKARTA, radarbali.id – Setelah sepuluh tahun tak menelurkan album baru, Dara The Virgin muncul dengan cerita mengenaskan.
Tak disangka ia mengalami hal buruk dari keluarga sendiri dan pengakuan Dara membuat publik syok.
Dara yang menjadi sandwich generation atau menafkahi keluarganya sejak usianya terbilang muda mengaku mengalami depresi yang hebat.
Siapa sangka di balik diamnya selama sepuluh tahun ini ternyata dara menyimpan kepedihan mendalam.
Di masa jaya The Virgin Dara mengaku mendapatkan penghasilan yang sangat besar hingga mampu membeli sawah tanah serta membangun kos-kosan.
Tak hanya itu ia harus menghidupi orang tuanya hingga kedua adiknya yang salah satunya bahkan telah berkeluarga.
Aset yang ia kumpulkan tersebut diam-diam dijual orang tuanya tanpa sepengetahuannya.
Hingga di tahun 2014 ia kesulitan ekonomi dan mencoba menjual aset tersebut sendiri justru menuai malu.
Ia menelpon dan menawarkan aset tersebut pada salah satu kerabatnya dan dara syok saat diberitahukan bahwa sawah yang dimaksud telah lama dijual orang tuanya.
Dara mengaku marah San kecewa berat dengan kejadian tersebut namun ia tak bisa meluapkan kemarahannya dan memilih memendam sendiri.
Ia pun memutuskan pindah domisili ke Bali karena tak bisa menanggung sakit hati yang ia rasakan.
Alhasil ia pun menderita gangguan psikologis yang cukup parah akibat depresi.
Dara mengaku harus bolak- balik ke psikolog untuk mengobati mentalnya.
Setelah keluarga dekatnya mengetahui kepedihan dan penderitaan yang ia rasakan Dara mengaku semakin drop.
Keluarga yang diharapkan bisa merangkulnya tersebut justru semakin memakinya dan menudingnya membuka aib.
Dara bahkan mengaku diserang dan dimaki adik sendiri karena membongkar kepedihan yang ia alami.
Tudi gan tersebut bahkan membuat wanita cantik tersebut depresi dan susah tidur.
Ia mengaku mengalami pergulatan batin yang sangat hebat antar benar atau salah tindakan yang ia lakukan.
Depresi berat yang dialimnya bahkan mengakibatkan ia sakit.
Namun Dara mengaku harus tetap kuat menghadapinya dan bisa mengambil hikmah dari semuanya.
Saat ini ia tak lagi memberi penuh pendapatannya pada keluarganya.
Belajar dari pengalaman ia menabung sendiri pendapatannya untuk tabungan di hari tuanya.***
Editor : Desi Rabiati