JAKARTA,radarbali.id – Kendati empat tahun telah berlalu namun kenangan pahit tentang dirinya dipenjara masih terngiang oleh artis transgender Lucinta Luna.
Bahkan pengalaman di penjara membuatnya sangat hancur serta meninggalkan bekas trauma yang mendalam.
Bagaimana tidak luka tersebut kembali ia buka lantaran saat ini dirinya mengetahui fakta bahwa ia dipenjara akibat dijebak oleh rekannya sendiri.
Mengetahui dirinya adalah korban kejahatan kawannya sendiri dengan menangis Lucinta mengenang masa sulit tersebut dan berupaya untuk kuat.
Namun, dari pengalaman pahitnya tersebut Lucinta mengaku banyak hikmah yang dapat ia petik salah satunya ia jadi paham berapa banyak temannya yang setia.
11 November 2020 menjadi masa sulit untuk Lucinta dimna ia harus merelakan kehilangan banyak hal termasuk materinya dan bangkrut dari pekerjaannya.
Tentu saja hal tersebut tak mudah namun salah satu yang membuat dirinya kuat di dalam adalah mendapatkan perhatian dari rekan sesama artisnya.
Lucinta menyebutkan terdapat dua artis yang membantunya secara finansial dan dukungan moril terhadapnya.
Tak hanya itu kedua artis tersebut juga tak thenti mengirimkan paket makanan terhadapnya.
Ada pun dua artis yang dimaksud adalah Dewi Perssik dan juga Ruben Onsu.
Ruben Onsu dan Dewi Perssik menjadi artis yang sangat memahami penderitaannya.
Tak heran jika mengenang masa sulit tersebut Lucinta selalu teringat terhadap kebaikan kedua artis papan atas tersebut.
Lucinta dijerat kasus narkoba selama 3 tahun penjara namun mendapat potongan masa hukuman menjadi 1,5 tahun berkat kelakuan baiknya di dalam.
Namun saat ini ia tengah berjuang memperbaiki nama baiknya dari tudingan yang tak pernah ia perbuat tersebut.
Lucinta bersama Deddy Corbuzier mengaku akan menuntut keadilan dan atas penjebakan yang menimpanya hingga dalang di belakangnya bisa terkuak.***
Editor : Desi Rabiati