JAKARTA,radarbali.id – Tersangka Agus Buntung saat ini masih diproses atas kasus pelecehan terhadap 15 wanita berbeda.
Kasus pelecehan yang dilakukan oleh Agus Buntung menjadi sorotan publik lantaran pria tersebut merupakan pemuda disabilitas tanpa tangan.
Baru-baru ini fakta mengejutkan muncul dari kesaksian pemilik home stay bernama Shinta Agustina.
Shinta menyebutkan bahwa Agus Buntung setiap hari membawa wanita berbeda ke home stay miliknya
Tak hanya itu, ia juga memaparkan bahwa dalam sehari bahkan Agus pernah membawa tiga wanita berbeda pagi dan malam.
Bahkan pemilik home stay tersebut juga pernah mendapati wanita yang keluar sambil menangis dari kamar nomor enam yang sering ditempati Agus.
Namun, Shinta menyebutkan jika selama Agus membawa wanita ke kamar tersebut tak satu pun terdengar ada teriakan perlawanan dari wanitanya sehingga Shinta mengira mereka suka sama suka.
Sebelumnya Agus menyebutkan dirinya bukanlah pelaku melainkan korban.
Ia berdalih bahwa dirinya tak mampu melakukan pelecehan terhadap mereka lantaran tak memiliki tangan.
Hal tersebut pula yang ia sampaikan pada korban sehingga korban merasa nyaman berada di sampingnya.
Adapun motif dan skema yang dilakukan Agus dalam menggaet calon korban adalah dengan menjual kesedihan.
Ia menargetkan korban yang terlihat lugu serta duduk sendiri di taman Udayana.
Agus memastikan jika wanita yang duduk sendiri adalah wanita yang tengah galau dan butuh ditemani.
Setelah mendapat simpati dengan menjual kekurangannya yang tak memiliki tangan Agus pun meminta tolong diantar korban ke home stay.
Sesampainya di home stay korbanpun ditakut-takuti hingga dipaksa melepaskan celana miliknya.
Hingga saat ini korban yang telah melaporkan Agus telah lima belas wanita dan empat di antaranya berhasil ditidurnya.***
Editor : Desi Rabiati