Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Lebih Baik Dibandingkan Tahun Lalu, Lomba Gending Rare di Taman Budaya Bali Diikuti 23 Peserta

Ni Kadek Novi Febriani • Kamis, 13 Februari 2025 | 13:10 WIB
LEBIH BERGAIRAH: Lomba Gending Rare dalam rangka Bulan Bahasa Bali 2025 pesertanya lebih banyak dari tahun lalu.
LEBIH BERGAIRAH: Lomba Gending Rare dalam rangka Bulan Bahasa Bali 2025 pesertanya lebih banyak dari tahun lalu.

DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Sebanyak 23 peserta mengikuti lomba Gending Rare rangkaian Bulan Bahasa Bali VII berlangsung ketat di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Bali, Selasa (11/2/2025).

Para peserta membawa dua lagu. Satu  buah lagu wajib berjudul ‘ Pewaris Jagat Bali” dan satu lagu bebas.

Juri cukup puas dengan penampilan peserta yang lebih berkualitas dibandingkan tahun lalu. Meski masih SD, mereka   memiliki kemampuan  olah vokal dan penguasaan panggung yang cukup baik.

 

“Dari perbandingan dengan tahun lalu, anak-anak yang ikut lomba tahun jauh lebih berkembang dan kualitasnya bagus-bagus semua,” ujar Ketut Sumerjana selaku dewan juri.

Sumerjana mencontohkan seperti lagu Putri Cening Ayu dibawakan dengan aransemen yang lebih baru. Dari lagu yang disajikan juga ada peningkatan dimana lagu-lagu Bali di masa lalu di aransemen baru sangat menarik.

“Seperti lagu  Putri Cening Ayu, di aransemen kebaruan, cukup menarik,” ungkapnya.

 

Melalui  lomba ini  Sumerjana berharap akan memotivasi anak-anak untuk melangkah ke tingkat lebih tinggi lagi.

“Agar bisa mengharumkan nama Bali, selanjutnya juga bisa tampil di ajang nasional maupun internasional,” sarannya.

Nah dalam lomba  Gending Rare tahun ini tim dewan juri menetapkan tiga pemenang.

Untuk juara I diraih Ni Putu Stista Pradnya Dwyastra dari Bangli, posisi kedua Nithi Warsiki Prajawati (Denpasar) dan juara ketiga Ni Luh Putu Eka Octaviani (Denpasar).***

Editor : M.Ridwan
#Taman Budaya Bali #Bulan Bahasa Bali #gending rare #BBB