Ini yang selalu ditunggu setiap menjelang pergantian tahun caka alias menjelang Hari Raya Nyepi. Perajin topeng atau tapel ini panen rezeki pesanan untuk membuat kepala ogoh-ogoh.
BERTAMBAHNYA orderan itu seperti dirasakan perajin tapel ogoh-ogoh di Kecamatan Bebandem. Sejak beberapa waktu lalu ia sudah dibanjiri pesanan pembuatan tapel ogoh-ogoh.
Ida Ketut Santosa mengatakan, pesanan pembuatan tapel ogoh-ogoh sudah terjadi sejak beberapa waktu lalu. Pesanan ini juga sudah menjadi rutinitas setiap menjelang hari raya Nyepi.
”Saya hanya terima orderan kepala ogoh-ogoh saja, kalau ogoh-ogohnya tidak,” kata Santosa.
Untuk saat ini, ia sudah menerima 50 pesanan tapel ogoh-ogoh. Sebagian besar sudah selesai dikerjakan. ”Mungkin tinggal enam yang belum. Semoga bisa cepat diselesaikan,” ungkapnya.
Dia menjelaskan, untuk satu pesanan tapel tau kepala ogoh-ogoh dibandrol seharga Rp 500 ribu.
Sementara untuk badannya, sebagian besar dibuat di banjar. ”Sudah disarankan langsung buat sama kepalanya, tapi tidak mau. Tetap meminta saya yang mengerjakan,” ucap Santosa.
Dia menambahkan, pengerjaan tapel ogoh-ogoh ini kata dia dilakukan untuk mengisi waktu luang saja. Tidak terlalu komersial cari keuntungan materi.
Dari hasilnya pun kata Santosa memiliki keuntungan tipis. ”Saya kan sudah tua, biar ada mengisi aktivitas. Kalau dilihat untungnya sih tipis,” tandasnya. [*]
Editor : Hari Puspita