Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Sanggar Seni Haridwipa, Tabanan, Bentuk Gong Kebyar Wanita, Ternyata Inspirasinya untuk Kesetaraan

Juliadi Radar Bali • Jumat, 4 April 2025 | 22:35 WIB
GIAT BERLATIH : Gong Gebyar Wanita  Haridwipa Gamelan Group yang berlatih kesenian gamelan bali.(Juliadi/Radar Bali)
GIAT BERLATIH : Gong Gebyar Wanita Haridwipa Gamelan Group yang berlatih kesenian gamelan bali.(Juliadi/Radar Bali)

Sanggar Seni Haridwipa Gamelan Group sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Tabanan. Sanggar seni yang getol dengan pelestarian budaya Bali kini tidak lagi pelestarian seni dengan pemain dominan untuk penabuh gamelan dari kalangan laki-laki. Melainkan kini sedang tengah gencar melestarikan dan mengembangkan gong kebyar wanita. 

 

RINTISAN itu sudah sejak empat tahun lalu. Pendiri Sanggar Seni Haridwipa Gamelan Group,  I Gusti Nengah Hari Mahardika,  mengatakan berdirinya Gong Kebyar Wanita sejatinya sejak tahun 2021 lalu mulai terbentuk. 

Menurutnya, tertarik membuat Group Gong kebyar Wanita mengingat masih minim peran perempuan Tabanan dalam berkesenian dalam seni gamelan tradisional Bali. 

Selain itu untuk meregenerasi lintas gender. Apalagi sekarang ini  diperhatikan kesetaraan gender antara laki-laki dan perempuan.

 Baca Juga: Paket Satriya Siapkan Rp 5 Juta Per-Sawa untuk Bantuan Ngaben - Event hingga Danai Sanggar Seni

"Itu yang melatarbelakangi membentuk gong gebyar wanita. Perempuan perlu  diberikan ruang edukasi, ruang pemikiran dan ruang seni," ungkapnya, Kamis (3/4/2025).

Perempuan pula harus diberikan ruang pertunjukkan seni selain itu tertuju pada ruang kontestasi, karena untuk ketahui perkembangan seni di Tabanan dan Bali umumnya sudah sangat pesat, hanya masih tertuju pelaku seni pada kaum lelaki dalam penabuh gamelan.

"Sementara penabuh gamelan wanita masih sangat sedikit," jelasnya. 

Gong Gebyar Wanita di Sanggar Seni Haridwipa Gamelan Group anggota sebagai besar dari kalangan pelajar. Mulai dari SD, SMP, SMA hingga mahasiswa. 

Dengan anggota setiap Gong Gebyar sesuai tingkat anak hingga dewasa sebanyak 45 orang. 

Saat ini Gong Gebyar Wanita Haridwipa telah mampu mengisi beberapa acara event kesenian. Seperti pesta kesenian Bali (PKB), upacara Yadnya hingga pagelaran seni tingkat kabupaten Tabanan.

"Bahkan kami sudah mampu menghasilkan sebuah karya pagelaran Satunya Gita I Ketut Mario, Tabuh Dewa Nini Gumi Banten yang menggabungkan antara gamelan dengan reklik dan hasil karya seni lainnya," tandasnya.[*]

Editor : Hari Puspita
#tabanan #gong kebyar #gamelan #kesetaraan #gender #sanggar seni