Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Tutup PKB Tahun 2025, Koster Apresiasi Ada Peningkatan Kualitas dan Penghargaan Kepada Sembilan Tokoh Budaya dan Seni, Ini Omzet Pedagang

Ni Kadek Novi Febriani • Minggu, 20 Juli 2025 | 22:17 WIB

 

Gubernur Bali Wayan Koster (di podium) saat menutup PKB ke-XLVII tahun 2025  di Art Center di hadapan para seniman dan budayawan se Bali.
Gubernur Bali Wayan Koster (di podium) saat menutup PKB ke-XLVII tahun 2025 di Art Center di hadapan para seniman dan budayawan se Bali.

DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Pesta Kesenian Bali(PKB) XLVII Tahun 2025 telah ditutup pada Sabtu (19/7/2025) malam. Dalam hari terakhir, pemberian hadiah dan penghargaan kepada pemenang lomba (wimbakara) pada gelaran perlombaan telah berlangsung lomba mewarnai, gender wayang anak-anak, baleganjur remaja, mesatwa Bali, karya tulis berita kisah, taman penasar, dan tari barong ket.

Selain memberikan penghargaan kepada pemenang, pada penutupan PKB Gubernur Bali Wayan Koster juga memberikan penghargaan Adi Sewaka Nugraha kepada pihak yang  berprestasi atau berkontribusi luar biasa sesuai dengan prestasi dan kontribusinyadalam pemajuan kebudayaan.

Selain mendapatkan piagam, Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Kebudayaan memberikan tiap seniman  uang sebesar Rp 50 juta. Mereka adalah:

1. I Gusti Made Raka Bawa Jalan Majapahit Gg. Suli No.11, Desa Adat Kuta, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung Seniman Pedalangan.

2. I Komang Sukarya, S.Sn Dusun Ambengan, Desa Tangkas Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung Seniman Karawitan.

3. I Gusti Ngurah Serama Semadi, SSP., M.Si Banjar Saba, Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar Seniman Tar.

4. Tjok Istri Putra Padmini, SST., M.Sn Jalan Trijata II/1 C, Nomor 4, Kecamatan Denpasar Timur, Kota Denpasar Seniman Tari. 

5. Dr. Ni Made Arshiniwati, SST., M.Si Jalan Sedap Malam Nomor 135 A Kecamatan Denpasar Timur, Kota Denpasar Seniman Tari. 

6. Drs. I Wayan Sujana Jalan Kresna Gang III Nomor 12C, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng Seniman Tari. 

7. Ida Bagus Kartika Banjar Apuan Kaja, Desa Apuan Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli Seniman Karawitan. 

8. Ida Made Adi Putra Banjar Dinas Besang, Desa Ababi, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem Seniman Pedalangan. 

9. I Made Raka Sukada Jalan Imam Bonjol Gg.VII Nomor 7, Kota Denpasar Seniman Pedalangan

 Baca Juga: Tips Sehat: Kenali Sebelum Terlambat, Ini Tanda Dehidrasi Pada Anak yang Sering Tidak Disadari Orang Tua

Pesta Kesenian Bali (PKB) telah berlangsung selama 47 kali hingga meraih penghargaan Top Ten Kharisma Event Nusantara (KEN) dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia sebagai penyelenggara event terbaik.

Tidak hanya sebuah festival tapi juga wadah untuk seluruh seniman atau pelaku seni merawat tradisi dan kebudayaan. Tak lupa, Pemprov Bali memberikan perhatian lebih yakni mereka yang tampil di PKB XLVII tahun 2025 mendapatkan Jaminan Keselamatan (Jamkesmas) Kerja dari BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Bali

Penurunan jumlah seniman 20.089 orang dari 517 sekaa atau sanggar  dengan 592 sajian seni. Jumlah pengunjung 1.639.543 orang.

”78 persen  generasi muda dan 22 persen dewasa hingga lanjut usia,” ucap  Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Prof I Gde Arya Sugiarta  Sabtu (19/7). Penghitungan pengunjung dari  lima pintu akses masuk ke Taman Budaya.

Yakni, pintu gerbang selatan, gerbang utara, pintu kedaton barat, pintu kedaton utara,dan pintu ISI Bali.

Tak luput juga festival seni budaya selama 29 hari dikunjungi oleh warga negara asing (WNA) berjumlah  2.416 orang. Mereka dari Asal kunjungan wisman didominasi dari wisatawan asal Jepang, India, Eropa, dan Australia.

 Baca Juga: BREIG Social Run 2025: Sinergi Komunitas, Pariwisata, dan Investasi, Pererenan Episentrum Pertumbuhan Ekonomi Baru Bali

PKB juga memberikan wadah untuk pertumbuhan ekonomi. Terbukti omzet penjualan dari pedagang kuliner Rp. 5.080.257.000dari 52 stand kuliner  dan penjualan IKM Bali Bangkit  berjumlah 136 stand sebesar Rp. 12.583.824.600.  Sehingga total semuanya sekitar Rp 17,5 miliar lebih.

Di lain sisi, permasalahan sampah plastik juga diminimalisasi. Dalam pelaksanaan Pesta Kesenian Bali (PKB) berhasil menekan volume sampah di Taman Budaya selama hampir sebulan 29 hari. Dengan melarang membawa plastik sekali pakai.

Penyelenggaraan kegiatan PKB Tahun 2025 sebesar 62 persen dibandingkan volume sampah pada Tahun 2024. Volume timbulan sampah plastik di tahun 2025 hanya 12 persen, sedangkan di tahun 2024 sebesar 77 persen sehingga mengalami Penurunan volume timbulan sampah plastik sebesar 65 persen .

 Baca Juga: Bali United vs Persik Kediri: Serdadu Tridatu Panaskan Mesin Jelang Super League

Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster mengaku puas dengan pelaksanaan PKB tahun 2025. Menurut Koster, hajatan tahunan ini ada peningkatan setiap tahun. Seperti omzet penjualan UMKM dan juga penanganan sampah plastik.

”Itu luar biasa penekanan sampah plastik bagus rapi sampahnya sudah terkelola dengan baik penggunaan plastik sekali pakai juga relatif sudah bersih,” terang Gubernur dua periode ini.

Kendati dinilai dianggap mencapai target, PKB tahun 2025 juga akan dievaluasi supaya lebih berkualitas di tahun berikutnya.”Otomatis (evaluasi,red)  ini akan meningkat karena sudah berbasis terus dan setiap tahun ada peningkatan kualitas,” tandasnya.

 Baca Juga: Marcus Rashford Segera ke Barcelona, Mau Potong Gaji asal Main Bareng Lamine Yamal

Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVII Tahun 2025 yang mengusung tema  "Jagat Kerthi: Lokahita Samudaya (Harmoni Semesta Raya)" resmi ditutup oleh Gubernur Bali Wayan Koster, di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Bali, Art Center Denpasar, Sabtu (19/7) malam.

Penutupan ditandai dengan pemutaran Padma Asta Dala dan peluncuran tema PKB XLVIII Tahun 2026, yaitu "Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha, yakni Memuliakan Jiwa Paripurna", sekaligus dibukanya Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VII Tahun 2025 yang mengusung tema "Semesta Cipta Jagat Kerthi: Harmoni Bumi Bali".

Pada acara penutupan ini diserahkan penghargaan Wimbakara (lomba) untuk Juara I. Sedangkan penghargaan juara II, III, dan Harapan telah diserahkan oleh Kepala Dinas Kebudayaan Bali di Gedung Ksirarnawa pada sore hari.***

Editor : M.Ridwan
#PKB 2025 #seniman #gubernur bali wayan koster #pesta kesenian bali #budayawan