DENPASAR,radarbali.jawapos.com – Kabar meninggalnya pelawak sekaligus presenter dan juga penyanyi dangdut Mpok Alpa sontak membuat publik geger.
Mpok Alpa yang diketahui bernama asli Nina Carolina tersebut menghembuskan napas terakhir pada pagi Jumat 15 Agustus 2025.
Kepergiannya dibagikan sahabat dekatnya Raffi Ahmad dan Irfan Hakim saat acara FYP di Trans7.
Mpok Alpa menutupi usia pada usia 38 tahun dengan meninggalkan suami tercinta yang bernama Ajie Darmaji serta empat putra putri.
Anak sulungnya seorang prempuan yang kini beranjak dewasa dan putra keduanya laki-laki yang baru duduk di bangku SD.
Sementara itu dua anak bungsunya adalah bayi kembar yang kini berusia 10 bulan.
Bayi kembarnya tersebut mencuri perhatian netizen pasalnya tiga tahun terakhir memendam penyakitnya ternyata Mpok Alpa mengandung kedua putranya dalam keadaan fisik sakit parah.
Mengetahui hal itu netizen sangat bersimpati, pasalnya tak sekali pun Mpok Alpa terlihat lemah semasa kehamilannya.
Ia nampak kuat dan ceria sekali saat di depan tv waktu menghibur penonton.
Namun ada yang menggelitik hati saat ia melahirkan bayi kembarnya tersebut.
Sejak awal kehamilan, Mpok Alpa telah mendapat perhatian khusus dari Raffi Ahmad.
Bahkan biaya persalinan dan perawatannya ditanggung full oleh sahabatnya tersebut.
Menariknya saat melahirkan, kedua bayi tersebut diberi nama Raffi Ahmad dan Raffa Ahmad oleh Mpok Alpa.
Mpok Alpa memberikan nama bayi kembarnya meniru nama Raffi Ahmad dengan harapan agar kelak bisa sukses seperti sahabtnya tersebut.
Mpok Alpa juga berpesan dan berterimakasih pada Raffi Ahmad karena menyayangi dirinya dan bayinya.
Ia meninggalkan wasiat pada sahabatnya tersebut agar mau menyayangi buah hatinya jika ia telah tak ada.
Mendengar hal itu Raffi Ahmad langsung menangis kala itu, seakan mengetahui Mpok Alpa akan pergi untuk selamanya.
Raffi Ahmad pun berjanji akan selalu menyayangi keempat anaknya.
Kepergian Mpok Alpa tentu saja menimbulkan luka dalam pada keluarganya.
Di momen pemakamannya suami Mpok Alpa dan putri sulungnya jatuh pingsan tak kuasa menerima kenyataan pahit tersebut.***
Editor : Desi Rabiati