TABANAN, Radar Bali.id – Gedung Kesenian I Ketut Maria di Tabanan menjadi saksi bisu keindahan seni rupa lokal saat 31 karya dari para seniman lukis Tabanan dan Komunitas Maharupa Batukaru dipamerkan.
Pameran bertajuk "Aneka Warna Gaya di Kota Pelangi" ini dibuka saat kunjungan Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, pada Jumat (5/9/2025) lalu.
Pameran ini menampilkan keragaman aliran seni, dari surealis hingga realis. Karya-karya yang dipamerkan mencakup "Terperangah" karya I Gusti Nengah Nurata, "Woman In Cobalt" oleh A.A Surya Buana, dan "Hope & Apportunity" dari I Gusti Ketut Adi Dewantara. Selain itu, ada pula karya mural oleh Komang Merta Sedana berjudul "Susu Tante Painting On Manneguin" dan lukisan ekspresionis "Si Cantik Oleg Tamulilingan" dari I Made Sutarjaya.
Pameran ini diinisiasi oleh I Gusti Nengah Nurata untuk memberikan wadah bagi para seniman asal Tabanan. Menurut I Gede Made Surya Darma, Tabanan adalah daerah yang kaya akan talenta seni.
"Pameran ini semacam art exhibition, wadah dan ruang. Ini adalah ajang kumpul bagi seniman-seniman ternama Tabanan," ungkap Surya Darma. Ia menambahkan, Tabanan tidak kekurangan seniman andal yang kiprahnya telah mendunia, seperti almarhum Made Wianta, maestro patung Nyoman Nuarta, dan seniman realis I Gusti Nengah Nurata.
Surya Darma berharap pameran seni seperti ini bisa menjadi kegiatan rutin. Dengan semakin banyaknya akomodasi pariwisata di Tabanan seperti hotel dan vila, pameran seni bisa menjadi cara untuk mempromosikan karya-karya seniman lokal.
Menunjukkan Eksistensi dan Potensi
Ketua Komunitas Maha Rupa Batukaru, I Nyoman Wijaya, mengatakan pameran ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi para seniman yang lahir dan berkarya di Tabanan.
"Berbagai karya seni lukis yang ditampilkan ini menunjukkan semangat dan eksistensi para perupa untuk selalu berkreasi," jelas Wijaya.
Wijaya menambahkan, komunitas Maha Rupa Batukaru, yang terbentuk pada tahun 2019, aktif dalam berbagai kegiatan seni, budaya, dan edukasi untuk melestarikan serta mengembangkan seni rupa di Tabanan. Ia berharap pemerintah daerah memberikan perhatian lebih terhadap potensi seniman di Tabanan, salah satunya dengan mendirikan galeri untuk mewadahi karya-karya mereka.
"Kami berharap Tabanan ini mendapat atensi dan perhatian lebih, karena begitu banyak potensi seniman yang lahir di Tabanan," pungkasnya.[*]
Editor : Hari Puspita