Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Semarak Mepaed Keben Desa Lukluk, Mengwi, Badung, Tradisi Lestari Sambut Hari Suci

Adrian Suwanto • Kamis, 20 November 2025 | 18:36 WIB
SAMBUT  GALUNGAN: Prosesi mepaed keben sebagai bagian dari rangkaian menyambut hari suci Galungan. (Adrian Suwanto/Radar Bali)
SAMBUT GALUNGAN: Prosesi mepaed keben sebagai bagian dari rangkaian menyambut hari suci Galungan. (Adrian Suwanto/Radar Bali)

 

MENGWI, RadarBali.id-  Warga Desa Lukluk, Kecamatan Mengwi, Badung melaksanakan tradisi mepaed keben sebagai bagian dari rangkaian menyambut hari suci Galungan, Rabu (19/11/2025).

Ritual yang rutin digelar setiap enam bulan sekali dalam upacara Galungan,  adat ini berlangsung penuh kekhidmatan dan gotong royong di lingkungan banjar setempat.

Mepaed keben merupakan proses menata, membersihkan, serta mempersiapkan keben wadah tradisional berbahan anyaman bambu yang digunakan untuk membawa perlengkapan upakara.

Prosesi ini diikuti warga, terutama para ibu dan remaja putri, terlihat aktif melakukan kegiatan ini yang dimulai dari Banjar Perang Desa Lukluk.

Mapaed kegiatan adat yang selanjutnya dirangkai dengan persembahyangan bersama di hari raya Galungan di Pura Dalem, Desa Adat Lukluk, Kabupaten Badung.

Ada lima banjar ikut dalam kegiatan ini seperti, banjar Perang, Tengah, Badung, Batur Sari dan banjar adat Delod Pempatan di desa Lukluk, Badung.

Dengan tetap menjaga adat dan budaya leluhur, masyarakat Desa Lukluk berharap tradisi mepaed keben dapat terus diwariskan dari generasi ke generasi sebagai bagian penting dari identitas budaya Bali. (*)

Editor : Hari Puspita
#badung #hari raya galungan #tradisi #ritual