SEMARAPURA, Radar Bali.id – Kondisi bangunan bersejarah Pemedal Agung di kawasan Kertha Gosa kian memprihatinkan. Sebagai saksi bisu kejayaan Kerajaan Klungkung, pintu gerbang agung tersebut kini mengalami kemiringan dan retakan serius.
Mengantisipasi risiko roboh, Pemkab Klungkung menyiapkan anggaran sebesar Rp6 miliar untuk pemeliharaan pada tahun 2026.
Kepala Dinas Kebudayaan Klungkung, I Wayan Suteja, menyatakan bahwa perbaikan ini bersifat mendesak. Namun, eksekusi di lapangan masih terganjal kejelasan status lahan yang melibatkan pihak Puri Klungkung.
"Saat ini masih tahap perencanaan. Kami berharap proses mediasi yang dipimpin oleh Bapak Bupati dan Wakil Bupati segera menemukan titik temu terkait status lahan agar pemugaran bisa segera dimulai," ujar Suteja, Rabu (7/1/2026).
Anggaran Rp6 miliar tersebut disiapkan untuk pemeliharaan menyeluruh, termasuk penguatan struktur Pemedal Agung. Suteja menegaskan, penanganan harus dilakukan tahun ini demi menjaga warisan budaya dunia tersebut.
"Kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan. Kalau sampai roboh, ini akan menjadi kerugian besar bagi sejarah kita," pungkasnya. [*]
Editor : Hari Puspita