Dunia perfilman Indonesia tengah menahan napas. "Angka keramat" 10,9 juta penonton yang selama bertahun-tahun menjadi benteng kokoh film Hollywood di pasar domestik, kini berada di ambang keruntuhan.
MENAKLUKKAN dengan mengajak ngakak berjamaah. Pelakunya bukan film aksi berbujet triliunan, melainkan kuartet komika yang sukses mengocok perut seantero negeri.
Film produksi Imajinari, Agak Laen: Menyala Pantiku!, kini resmi menjadi predator puncak di jajaran box office Indonesia. Berdasarkan data terbaru per Senin (6/1/2026), film arahan sutradara Muhadkly Acho ini telah meraup 10.500.000 penonton hanya dalam 40 hari penayangan.
Angka tersebut membawa Bene Dion, Boris Bokir, Indra Jegel, dan Oki Rengga terbang tinggi, menyisakan jarak yang sangat tipis untuk menggulingkan pemegang takhta tertinggi saat ini: Avengers: Endgame.
Menantang Takhta Thanos
Mengutip data Cinepoint, Avengers: Endgame masih memimpin daftar film terlaris sepanjang masa di Indonesia dengan torehan 10.976.338 penonton.
Artinya, Agak Laen hanya butuh kurang dari 500 ribu langkah lagi untuk membuat sejarah baru. Jika tren penonton tetap stabil dalam sepekan ke depan, rekor film Marvel tersebut dipastikan akan rontok di tangan film nasional.
Komedi Adalah Panglima Baru
Fenomena ini menjadi menarik sekaligus unik. Di tengah gempuran tren film horor yang biasanya mendominasi pasar lokal, Agak Laen membuktikan bahwa tawa lebih ampuh menarik massa ke bioskop ketimbang rasa takut atau drama percintaan yang mendayu.
Perburuan rekor ini bukan sekadar soal angka, melainkan pernyataan sikap bahwa sinema nasional tak lagi sekadar "tuan rumah di negeri sendiri", tapi juga mampu memukul mundur dominasi raksasa Hollywood.
Akankah kuartet komika ini berhasil membuat "Endgame" bagi para Avengers di Indonesia? Hanya butuh waktu beberapa hari lagi untuk menyaksikan sejarah baru itu tertulis di layar lebar.[*]
Editor : Hari Puspita