Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Andalkan Aransemen Distorsi Gitar, D’go Vespa Rilis "Depang Beli Pedidi"

Marsellus Nabunome Pampur • Minggu, 25 Januari 2026 | 06:15 WIB
LANTUNKAN BALADA : Pelantun lagu Depang Beli Pedidi, D
LANTUNKAN BALADA : Pelantun lagu Depang Beli Pedidi, D

 

DENPASAR – Musisi pop Bali yang populer lewat single -nya, Ketut Dalam Proses", D’go Vespa, kembali menggebrak industri musik lokal.

 Kali ini, ia hadir dengan nuansa yang lebih gahar lewat karya teranyarnya bertajuk Depang Beli Pedidi. Berbeda dari karya sebelumnya, lagu ini dikemas apik dalam balutan distorsi  gitar elektrik slow rock yang kental.

Resmi mengudara di berbagai platform musik digital sejak beberapa hari lalu, Depang Beli Pedidi menjadi single ke-14 bagi musisi asal Pulau Dewata ini.

Melalui lagu ini, D'go seolah ingin menumpahkan kegelisahannya terkait fenomena sosial dalam hubungan asmara yang kerap ia temui di masyarakat.

Sentil Fenomena "Perjuangan Bertahun-tahun Kalah oleh Perhatian Sehari"

Kepada Jawa Pos Radar Bali, D'go mengungkapkan bahwa lirik lagu ini merupakan potret nyata tentang pengkhianatan. Ia menyoroti maraknya kasus di mana kesetiaan dan perjuangan panjang seorang pria justru kandas karena kehadiran orang ketiga.

”Lagu ini terinspirasi dari fenomena di mana banyak wanita yang seolah tidak lagi menghargai pasangannya. Perjuangan bertahun-tahun bisa kalah hanya oleh perhatian sehari. Banyak yang memilih berkhianat demi cinta sesaat," ungkap D'go dengan nada lugas.

Secara harfiah, "Depang Beli Pedidi" menceritakan kepedihan seorang pria yang memilih untuk melangkah sendiri setelah dikhianati oleh kekasihnya.

Misi Membangkitkan Musik Rock di Bali

Kehadiran genre slow rock dalam lagu ini bukan tanpa alasan. D'go mengaku memiliki misi khusus untuk membangkitkan kembali kejayaan musik rock di blantika musik Bali. Dalam proses kreatifnya, ia menggandeng Ajik Natha untuk meramu komposisi musik yang lebih segar namun tetap "bertenaga".

"Di lagu ini, saya ingin sesuatu yang baru. Saya memohon Ajik Natha untuk ikut menyelesaikan karya ini agar nuansa rock yang ingin saya sampaikan benar-benar tersampaikan ke pendengar," tandasnya, tentang melodi gitar yang kuat karakter gitar elektriknya.

Visualisasi yang Menyentuh

Tak hanya unggul di departemen audio, aspek visual "Depang Beli Pedidi" juga digarap serius. Video klip lagu ini dipercayakan kepada sutradara ternama, Andy Duarsa, yang menerjemahkan lirik pengkhianatan tersebut ke dalam alur cerita visual yang emosional dan relevan dengan isi lagu.

Kini, "Depang Beli Pedidi" sudah bisa dinikmati di seluruh layanan streaming musik, menjadi kado spesial bagi para pencinta musik Bali yang rindu akan distorsi gitar berpadu lirik yang mendalam. [*]

Editor : Hari Puspita
#Lagu balada #gitar elektrik #Single lagu #pop bali #slow rock