DENPASAR, Radar Bali.id- Tradisi Omed-Omedan khas Banjar Kaja, Desa Sesetan, Denpasar, yang biasa berlangsung keesokan hari seusai Nyepi kembali berlangsung Jumat (20/3/2026), selepas pukul 13.00.
Seperti diketahui, omed-omedan adalah ritual saling peluk dan tarik-menarik secara bergantian antara dua kelompok muda-mudi, remaja usia 17-20-an tahun ini memang selalu heboh karena hanya ada di Banjar Kaja, Sesetan, Denpasar Selatan.
Apalagi semprotan serta guyuran airnya yang membuat suasana menjadi gembira ria serta deret stan kuliner dengan aneka jenis makanan yang menggiurkan.
Acara ini tentu sangat ditunggu muda-mudi begitu juga penontonnya karena keunikannya, yang rutin dihelat setiap tahun pada hari pertama setelah Nyepi itu.
Kali ini Omed-omedan Sesetan Heritage Omed-omedan Festival (SHOF) mengusung tema “Toya Prakerti”, yang bermakna filosofis untuk senantiasa memuliakan air sebagai sumber kehidupan, budaya, dan alam semesta yang sekaligus menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan menghargai nilai-nilai tradisional.[*]
Editor : Hari Puspita