Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Omed-Omedan Banjar Kaja, Sesetan, Selalu Heboh Seusai Nyepi

Hari Puspita • Sabtu, 21 Maret 2026 | 06:28 WIB

SELALU HEBOH : Omed-Omedan khas Banjar Kaja, Desa Sesetan, Denpasar Selatan, selalu heboh oleh hiteria muda-mudi. (foto: Muhaamd Fajar Bagaskara untuk Radar Bali)
SELALU HEBOH : Omed-Omedan khas Banjar Kaja, Desa Sesetan, Denpasar Selatan, selalu heboh oleh hiteria muda-mudi. (foto: Muhaamd Fajar Bagaskara untuk Radar Bali)

 

DENPASAR, Radar Bali.id- Tradisi Omed-Omedan khas Banjar Kaja, Desa Sesetan, Denpasar, yang biasa berlangsung keesokan hari seusai Nyepi kembali berlangsung Jumat (20/3/2026), selepas pukul 13.00.

Seperti diketahui, omed-omedan adalah ritual saling peluk dan tarik-menarik secara bergantian antara dua kelompok muda-mudi, remaja usia 17-20-an tahun ini memang selalu heboh karena hanya ada di Banjar Kaja, Sesetan, Denpasar Selatan.

Apalagi semprotan serta guyuran  airnya yang membuat suasana menjadi gembira ria serta deret stan kuliner dengan aneka jenis makanan yang menggiurkan.

Acara ini tentu sangat ditunggu muda-mudi begitu juga penontonnya karena keunikannya, yang rutin dihelat   setiap tahun pada hari pertama setelah Nyepi itu.

Kali ini Omed-omedan Sesetan Heritage Omed-omedan Festival (SHOF) mengusung tema “Toya Prakerti”, yang bermakna filosofis untuk senantiasa memuliakan air sebagai sumber kehidupan, budaya, dan alam semesta yang sekaligus menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan menghargai nilai-nilai tradisional.[*]

 

Editor : Hari Puspita
#tradisi lama #warisan budaya tak benda #omed-omedan #Sesetan Heritage Omed-omedan Festival #denpasar selatan