Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

6 Kuliner Legendaris Gianyar, Ada Babi Guling Pande Egi hingga Es Daluman Purbakala

Dhian Harnia Patrawati • Sabtu, 13 Juni 2026 | 11:29 WIB
6 kuliner legendaris Gianyar
6 kuliner legendaris Gianyar

 

RADAR BALI - Gianyar tidak hanya dikenal sebagai pusat kesenian dan budaya di Bali, tetapi juga sebagai surga tersembunyi bagi para pencinta kuliner otentik. Pilihan kuliner di daerah ini memiliki cita rasa khas yang tetap dipertahankan secara turun-temurun selama puluhan tahun.

Bagi yang sedang berada di Bali atau merencanakan liburan ke Gianyar, berikut adalah enam kuliner legendaris yang wajib masuk dalam daftar penjelajahan rasa Anda.

1. Babi Guling Pande Egi

Bagi pencinta kuliner berbasis daging babi, Babi Guling Pande Egi adalah destinasi yang sangat populer. Keunikan dari tempat ini adalah perpaduan antara kelezatan hidangan dan pemandangan areal persawahan yang asri.

Kulit babi guling yang renyah, daging yang empuk dengan bumbu base genep yang meresap sempurna, serta jeroan gorengnya menjadi alasan mengapa tempat ini selalu ramai dikunjungi, baik oleh warga lokal maupun wisatawan.

Lokasi: Banjar Tojan, Desa Pering, Blahbatuh, Gianyar.

Keunggulan: Kulit babi yang sangat renyah dan suasana makan di tepi sawah.

2. Nasi Ayam Kedewatan Ibu Mangku

Jika mencari alternatif kuliner halal yang legendaris, Nasi Ayam Kedewatan Ibu Mangku adalah pilihan utama. Berdiri sejak tahun 1960-an, warung ini konsisten menyajikan nasi campur ayam khas Bali yang kaya rempah.

Satu porsi lengkap biasanya terdiri dari nasi putih, ayam suwir, ayam betutu, sate lilit ayam, telur pindang, sayur urab, kacang tanah goreng, dan siraman kuah nyat-nyat yang gurih. Jangan lupakan sambal matah dan sambal merahnya yang menendang.

Lokasi: Jalan Raya Kedewatan No.18, Ubud, Gianyar.

Keunggulan: Rasa rempah yang kuat dan konsisten sejak lebih dari setengah abad lalu.

3. Depot Gimbo (Ayam Betutu)

Beralih ke kawasan Gianyar kota, Depot Gimbo menjadi salah satu pelopor kuliner betutu yang sangat dihormati. Menu andalan di sini adalah ayam betutu dan bebek betutu, baik yang dimasak dengan cara basah (berkuah) maupun kering (dipanggang).

Daging ayamnya dimasak dalam waktu lama bersama bumbu tradisional, sehingga teksturnya sangat lembut hingga mudah lepas dari tulangnya. Rasa pedas, gurih, dan aroma asap yang khas membuat hidangan di depot ini selalu dirindukan.

Lokasi: Jalan Ngurah Rai, Gianyar (Kawasan kota).

Keunggulan: Tekstur daging yang sangat lembut dengan bumbu betutu yang meresap hingga ke tulang.

4. Sate lilit dan Sate Plecing Kakul di Warung Kakul

Gianyar juga terkenal dengan olahan komoditas sawahnya, salah satunya adalah kakul (siput sawah). Warung Kakul menjadi pelopor dalam mengangkat bahan lokal ini menjadi hidangan kelas atas yang legendaris.

Di sini, kakul diolah menjadi sate dengan bumbu plecing yang pedas segar atau dijadikan sate lilit yang gurih. Selain sate, hidangan sup kakul juga menjadi favorit karena memiliki kuah yang hangat dan kaya rempah, sangat cocok untuk memulihkan stamina.

Lokasi: Jalan Raya Isatana Ubud (dan beberapa cabang di seputaran Gianyar).

Keunggulan: Inovasi kuliner berbasis siput sawah dengan cita rasa pedas khas Bali yang otentik.

5. Nasi Tepeng khas Gianyar di Pasar Senggol Gianyar

Nasi tepeng adalah makanan sarapan tradisional yang kini juga jamak ditemukan pada malam hari di Pasar Senggol Gianyar. Kuliner ini memiliki tekstur nasi yang sengaja dibuat lembek mirip bubur, namun tetap padat.

Nasi tepeng disajikan di atas daun pisang, lalu diguyur dengan bumbu racikan khusus yang didominasi rasa pedas dan gurih. Lauk pendampingnya sangat sehat, mulai dari sayur kacang panjang, tauge, nangka muda, kelapa parut (urab), ayam suwir, dan telur.

Lokasi: Pasar Senggol Gianyar, Jalan Ngurah Rai, Gianyar.

Keunggulan: Tekstur nasi yang unik dengan kombinasi sayuran segar dan bumbu pedas yang khas.

6. Es Daluman Purbakala

Setelah puas menyantap hidangan berat yang kaya rempah dan pedas, Es Daluman Purbakala adalah penutup yang paling sempurna. Daluman adalah sebutan masyarakat Bali untuk cincau hijau.

Minuman segar ini terdiri dari potongan daluman yang lembut, disiram dengan kuah santan segar, sirup gula merah (juruh) yang kental, dan diberi es batu. Rasa manis alami dari gula kelapa dan sensasi dinginnya seketika mampu meredakan rasa pedas di lidah.

Lokasi: Seputaran pusat pemerintahan Gianyar / area kuliner tradisional.

Keunggulan: Menggunakan bahan-bahan alami tanpa pemanis buatan, sangat segar dan berkhasiat untuk panas dalam.

Menjelajahi kuliner legendaris di Gianyar bukan sekadar urusan mengenyangkan perut, melainkan juga cara terbaik untuk menyelami warisan budaya dan tradisi masyarakatnya melalui cita rasa. Saat berkunjung ke Gianyar, pastikan untuk meluangkan waktu mengunjungi salah satu atau seluruh warung legendaris di atas.***

 

Editor : Ibnu Yunianto
#Kuliner Gianyar #Kuliner Legendaris Bali #Babi Guling Pande Egi #Nasi Ayam Kedewatan #makanan khas bali