Rare Angon Festival 2026 di Pantai Mertasari Mulai Hari Ini: Dari Layangan Wayang hingga Night Flying

Dhian Harnia Patrawati • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 11:45 WIB
ilustrasi - Festival Rare Angon 2026 dilaksanakan di Pantai Mertasari, Sanur, pada 23-26 Juli 2026 mulai pukul 08.00 hingga 18.00 WITA.
Festival Rare Angon 2026 dilaksanakan di Pantai Mertasari, Sanur, pada 23-26 Juli 2026 mulai pukul 08.00 hingga 18.00 WITA.

RADAR BALI - Musim angin di Bali selalu membawa keceriaan tersendiri bagi masyarakat pesisir dan para pencinta tradisi dirgantara. Memasuki pertengahan Juli, agenda tahunan yang paling ditunggu, Rare Angon Festival 2026, resmi dibuka hari ini, Kamis (23/7), di hamparan pasir Pantai Mertasari, Sanur, Denpasar.

Ajang bergengsi yang memadukan seni, budaya, aerodinamika, hingga filosofi tradisional ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari penuh hingga Minggu (26/7). Sepanjang gelaran acara, langit Sanur dipastikan bakal dihiasi oleh ratusan layang-layang raksasa dengan corak warna-warni yang memanjakan mata.

Secara harfiah dalam bahasa Bali, kata "rare" berarti anak-anak, sedangkan "angon" bermakna menggembala. Istilah Rare Angon merujuk pada sosok legendaris pelindung pertanian sekaligus tradisi anak-anak gembala di Bali yang menghabiskan waktu di sawah atau lapangan terbuka untuk menerbangkan layang-layang setelah masa panen tiba.

Bagi masyarakat Pulau Dewata, menerbangkan layang-layang bukan sekadar aktivitas rekreasi atau permainan pengisi waktu luang. Tradisi ini sarat akan nilai sosial dan spiritual.

Proses pembuatan layang-layang raksasa membutuhkan kerja sama tim yang solid dalam satu komunitas pemuda (sekaa taruna), mulai dari meraut bambu, mengukur keseimbangan, hingga mengendalikan tali saat peluncuran.

Selain itu, kegiatan ini merupakan wujud rasa syukur kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam manifestasinya sebagai Dewa Indra atau Dewa Bayu atas berkah angin dan kesuburan tanah.

Deretan Daya Tarik Utama

Rare Angon Festival 2026 menghadirkan beragam agenda menarik yang siap menyedot perhatian warga lokal maupun wisatawan mancanegara:

Kompetisi Layangan Tradisional Bali: Menjadi panggung unjuk bakat bagi kreator lokal untuk menampilkan variasi layangan khas, seperti Bebean (berbentuk ikan lincah), Pecukan (berbentuk helai daun dengan dengungan suara guwangan yang nyaring), hingga Janggan dan Janggan Buntut (layangan sakral berbentuk naga dengan ekor kain yang membentang hingga puluhan meter).

Atraksi Ikonik "Wayang Udara": Salah satu sajian paling dinanti berupa pertunjukan layang-layang berbentuk karakter wayang berukuran 3 hingga 5 meter. Diterbangkan secara berformasi, pertunjukan di udara ini kian dramatis berkat iringan musik gamelan live serta narasi cerita dari darat.

Skala Internasional & Night Flying: Tak hanya diikuti oleh pelayang lokal, festival ini turut mengundang peserta internasional yang membawakan rancangan sport kite modern. Keseruan pun berlanjut hingga malam hari melalui atraksi Night Flying, di mana layang-layang berhias lampu LED akan menerangi langit malam Pantai Mertasari.

Seni Pesisir dan Hiburan: Di sepanjang garis pantai, pengunjung juga dapat menikmati ragam pertunjukan seni budaya, stan kuliner lokal, serta pameran kerajinan IKM/UMKM.

Panduan Kunjungan

Bagi Anda yang berencana menyaksikan langsung keseruan festival ini, acara dibuka mulai pukul 08.00 hingga 18.00 WITA untuk sesi siang, lalu dilanjutkan dengan pertunjukan malam. Momen terbaik untuk datang adalah pagi hari guna melihat proses persiapan dan peluncuran layangan raksasa saat angin pesisir mulai bertiup ideal.

Meskipun tiket masuk acara ini gratis dan terbuka untuk umum (pengunjung hanya dikenakan tarif parkir normal), penonton diimbau untuk tetap memperhatikan kenyamanan dan keselamatan. Gunakan perlindungan seperti kacamata hitam, topi, serta sunscreen, dan selalu berada di luar radius tali peluncuran layang-layang.***

Editor : Ibnu Yunianto
Sumber : Radar Bali
Rare Angon Festival 2026 Layangan Tradisional Bali Wisata Bali Hari Ini Festival Layang Layang Bali Pantai Mertasari Sanur