DENPASAR,radarbali.jawapos.com – Publik kembali dihebohkan dengan perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah soal anak-anak mereka.
Ruben Onsu merasa geram karena disulitkan bertemu dengan anak-anak mereka sehingga ia memilih menstop jatah bulanan Sarwendah sebesar 225 juta perbulan.
Hal tersebut membuat netizen geram dengan sikap Sarwendah yang tak memberi akses Ruben Onsu bertemu anak-anaknya.
Baca Juga: Sarwendah Dirujak Netizen hingga Terancam Diboikot Usai Hina Ruben Onsu dengan Kata Kasarnya
Berbanding terbalik dengan Sarwendah, Dilan Janiyar yang kini menjadi singgle mom justru rutin meminta mantan suaminya Safnoviar untuk menemui sang anak walaupun lewat video call.
Hal tersebut terekam melalui konten keseharian yang diunggah Dilan di Instagram pribadinya.
Dilan terlihat lebih dulu menelpon sang mantan untuk berbicara dengan Haidza putrinya.
Baca Juga: Usai Maki Ruben Onsu dengan Kata Kasar, Pendiri Cherrybelle Angkat Bicara Soal Pemecatan Sarwendah
Dilan seperti tak punya beban kekesalan lagi terhadap sang mantan yang telah menyakitinya dulu.
Ia dengan bijaksana bahkan sabar menceritakan keseharian sang anak pada Safnoviar.
Momen tersebut sontak menjadi perbincangan netizen, ia menuai pujian karena kebesaran hatinya tersebut.
Baca Juga: Usai Dihina Bencong hingga Dianjing-anjingkan Sarwendah, Ruben Onsu Unggah Kalimat Menyedihkan
Dilan disebut paham akan hak anaknya yang membutuhkan kasih sayang seorang ayah.
Netizen pun membanding-bandingkan sikap Dilan dan Sarwendah soal parenting mereka.
Netizen menyebutkan sebaiknya Sarwendah belajar dari Dilan yang mengutamakan kebutuhan sang anak dibanding ego pribadinya.
Netizen juga membandingkan nafkah Safnoviar yang disebut mungil dibanding dengan Ruben Onsu yang sampai 225 juta perbulan.
“Sarwendah kudu belajar dari Dilan ni,” tulis netizen.
“Wah Safnoviar nafkah anaknya mungil tetap dikasi akses, yang ono 200 juta gak dikasih akses,” timbal yang lainnya.
“Beda kelaslah yang inikah mandiri, yang Ono ..?,” tulis netizen.
Unggahan Dilan semakin ramai dan menjadi perbincangan hingga saat ini.***
Editor : Desi Rabiati