DENPASAR,radarbali.jawapos.com – Nama Sarwendah saat ini tengah menjadi perhatian publik usai sikapnya yang diduga mengolok mantan suaminya di media sosial baru-baru ini.
Sarwendah mengumpat dengan bahasa kasar yang diyakini netizen tertuju untuk Ruben Onsu.
Ibu tiga anak tersebut menyebut Ruben dengan sebutan Cong yang artinya bencong dan mengumpat kasar dengan kata Anjing.
Akibatnya seruan boikot untuk Sarwendah pun bermunculan dan ramai disuarakan netizen.
Ia dinilai bad attitude oleh netizen dan tak layak diberi panggung di media sosial.
Seruan boikot tersebut semakin memanas mana kala ia meremehkan pemberian nafkah Ruben Onsu sebesar 200 juta perbulan.
Baca Juga: Sadar Sudah Bikin Kegaduhan, Sarwendah Unggah Video Minta Maaf Tanpa Sebut Nama Ruben Onsu
Ia dengan lantang menyebutkan tak lagi membutuhkan uang dari Ruben Onsu.
Akhirnya baru-baru ini ia mengungah video klarifikasi melalui media sosial pribadinya dan meminta maaf atas kegadungan yang telah ia perbuat.
Dalam video berdurasi lebih dua menit tersebut Sarwendah sambil menahan tangis mengaku menyesal telah menggunakan media sosial dengan cara yang tidak bijaksana.
Baca Juga: Sarwendah Dirujak Netizen hingga Terancam Diboikot Usai Hina Ruben Onsu dengan Kata Kasarnya
Sayangnya permintaan maafnya hanya ia tujukan pada keluarga besarnya, anak-anaknya, netizen serta keluarganya.
Tak sekali pun Sarwendah menyebutkan nama orang yang diumpatnya yakni Ruben Onsu.
Video yang diunggah ya tersebut sontak membuat netizen semakin geram.
Ia dituding tidak tulus dan tidak benar-benar merasa bersalah.
Ia justru dinilak hanya menyelamatkan karirnya dan juga bisnisnya.
Baca Juga: Usai Maki Ruben Onsu dengan Kata Kasar, Pendiri Cherrybelle Angkat Bicara Soal Pemecatan Sarwendah
Ia hanya membutuhkan simpati netizen untuk melancarkan usahanya lagi.
Netizen pun menyebut dirinya hanya menyelamatkan live jualannya sebagaimana diketahui itu adalah jalan mencari nafkahnya.
“Minta maaf takut diboikot,” tulis netizen.
“Halah takut live sepi minta maaf, no Ruben yng perlu lu sungkem ke die bukan ke netizen,” timbal yang lainnya.***
Editor : Desi Rabiati