DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Strawberry Full Moon Party Legian Beach 2026 bakal menjadi salah satu magnet hiburan baru di kawasan Pantai Legian.
Mengusung konsep pesta pantai tropikal dengan nuansa bohemian, even yang digagas Ayu Cilmy Event Organiser ini disiapkan sebagai langkah konkret membangkitkan kembali denyut pariwisata di kawasan Legian yang belakangan dinilai mulai kehilangan gairah.
Bertempat di kawasan Jalan Pantai Melasti, Legian, event bertajuk “Dance Under The Moon, Celebrate The Spirit of Bali” ini menyasar wisatawan internasional hingga domestik dengan konsep hiburan malam yang dikemas eksklusif dan penuh pengalaman.
Event Organiser sekaligus Marketing KC Bar, I Gusti Ayu Taurina Apsari, mengatakan acara ini bukan sekadar pesta biasa.
Lebih dari itu, pihaknya ingin menjadikan Strawberry Full Moon Party sebagai event ikonik bulanan yang masuk dalam kalender tetap pariwisata Bali.
Tujuan utama adalah meningkatkan kunjungan wisatawan ke kawasan Pantai Legian dan menghidupkan kembali atmosfer Legian yang saat ini mulai sepi.
"Kami ingin menghadirkan event yang punya daya tarik kuat dan bisa dinanti wisatawan setiap bulan,” ujarnya di Denpasar, Jumat (25/6/2026).
Menurutnya, Legian selama ini dikenal sebagai salah satu pusat hiburan dan destinasi favorit wisatawan dunia. Namun, dinamika industri pariwisata yang berubah membuat kawasan itu perlu inovasi baru agar kembali kompetitif.
Karena itu, melalui Strawberry Full Moon Party Legian Beach 2026, pihaknya menghadirkan konsep pesta pantai lengkap mulai dari penampilan DJ Soma, live acoustic band, flair bartender atraktif, beach bar experience, sajian kuliner internasional hingga bonfire di tepi pantai.
Konsep tropical bohemian yang diusung diyakini mampu memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan, khususnya pasar internasional seperti Australia, Eropa, Amerika, hingga Asia Tenggara.
Tak hanya membidik turis asing, pasar domestik dari Jakarta, Surabaya, Bandung, Yogyakarta hingga Bali sendiri juga menjadi target utama dengan segmentasi usia 21 hingga 45 tahun.
Lebih jauh, Taurina menegaskan event ini juga dirancang untuk memberi dampak langsung terhadap ekonomi lokal.
Kolaborasi dengan UMKM, hotel, restoran, hingga pelaku industri wisata menjadi bagian penting dalam ekosistem acara.
“Bukan hanya soal hiburan, kami ingin event ini ikut mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Ketika wisatawan datang, hotel terisi, restoran ramai, UMKM bergerak, itu yang kami harapkan,” tegasnya.
Ia juga menaruh optimisme besar bahwa event ini mampu memperkuat branding Pantai Legian di pasar global, sekaligus menambah pilihan destinasi nightlife tourism di Bali.
Dengan perpaduan musik, budaya pantai, kuliner, dan atmosfer bulan purnama, Strawberry Full Moon Party Legian Beach 2026 diyakini bakal menjadi warna baru bagi geliat wisata malam.
"Pulau Dewata membawa Legian kembali hidup, ramai, dan berdenyut seperti masa kejayaannya," pungkasnya.***
Editor : M.Ridwan