radarbali.jawapos.com - Maestro Seni multitalenta Liem Sian An (Sam Sianata) merilis 5 lagu baru dalam bahasa Inggris maupun dalam bahasa Indonesia yang semakin memperkokoh debutnya sebagai maestro serba bisa.
Kelima lagu tersebut adalah Tikus Berdasi, Asmara, Let The Ocean Breathe Again, The Earth Belongs To All of Us, dan satu lagu Rohani If Not For Your Hand, O Lord ; kelima lagu tersebut dirilis dalam website www.samsianata.com yang nantinya akan dipasang dalam beberapa platform musik seperti youtube,tiktok dan lain sebagainya.
Kelima lagu tersebut ada yang bernuansa pelestarian alam,kritik sosial,dan untuk menyemangati sebuah kehidupan.
"Salah satu Lagu ciptaan saya adalah kritik sosial sebagai wajah berkesenian untuk menyuarakan kegelisahan publik akan kondisinya saat ini yang dipenuhi dengan wajah-wajah koruptor dalam berbagai tayangan berita nasional.
Maka saya ciptakan sebuah lagu Tikus berdasi, sementara untuk pelestarian alam saya ciptakan dua lagu baru dalam bahasa Ingris agar dapat bergema keseluruh dunia" ungkap Sam Sianata saat diwawancarai secara online
Sam yang dijuluki oleh beberapa media Nasional sebagai "Pelukis Satu Triliun" dikenal sebagai seniman yang cukup aktif menciptakan lagu-lagu baru diusianya yang menjelang senja
"Kita harus tetap semangat dan selalu happy, jangan terjebak dengan batasan usia" jelasnya ketika awak media menanyakan latar belakang lagunya yang berjudul "Happy Together".
"Ada dua lagu yang tertaut dengan karya semesta seni saya yaitu Happy Together yg tertaut dengan lukisan saya Rupatawa (Happyness) dan The Earth Belong to All of Us yang merupakan satu kesatuan dengan karya lukisan Go Green Taruparwa" ungkap Sam
Dengan releasenya kelima lagu tersebut Sam telah merilis setidaknya puluhan lagu yang terdapat pada akun Sam www.samsianata.com . (msk)
Editor : Rosihan Anwar