DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Kelompok teater modern yang terkenal dengan gaya jenaka dan kerap mengangkat isu sosial namun dibalut komedi, yakni Teater Kini Berseri (Tekiber).
Teater terdiri dari anak muda itu masih terus eksis. Dalam Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII, mereka menampilkan drama musikal komedi berjudul "Kera Wuhan" di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Bali, Rabu (15/7/2026).
Pertunjukan yang disuguhkan oleh kelompok teater asal Kota Denpasar ini tidak pernah gagal mengundang gelak tawa penonton. Perpaduan drama, tari, musik, dan komedi yang mereka bawakan sungguh apik.
Karya yang disutradarai Benny Dipo tersebut mengangkat pertemuan dua tokoh legendaris, Sun Go Kong dan Hanoman, dalam sebuah misi penyelamatan yang sarat humor sekaligus menyampaikan pesan tentang perjalanan manusia menemukan kesadaran diri.
Cerita itu sesuai dengan tema Festival Seni Bali Jani VIII, "Kembara Sukma Atma Kerthi, Pengembaraan Menuju Jiwa Maha Suci."
Kurator Festival Seni Bali Jani, Made Adnyana, mengatakan Tekiber berhasil menerjemahkan tema festival secara kreatif melalui dialog, lagu, dan penyajian cerita yang dekat dengan generasi muda.
"Ide yang sangat cerdas memadukan dua kisah dari dua belahan dunia yang berbeda, Sun Go Kong dari daratan Tiongkok dengan Hanoman yang mewakili Bali. Dari situ lahir humor-humor segar," katanya.
Menurut Made Adnyana, pementasan kali ini juga menjadi pengalaman baru bagi Tekiber karena seluruh dialog dan lagu dibawakan secara langsung melalui konsep live speaking dan live singing. Berbeda dengan pementasan sebelumnya yang menggunakan teknik lip sync, konsep tersebut memberi ruang improvisasi yang lebih besar bagi para pemain.
Pimpinan Produksi Tekiber, Indra Parusa, mengatakan "Kera Wuhan" merupakan eksperimen kelompoknya dalam menggarap drama musikal.
Kemajuan teknologi audio, khususnya penggunaan mikrofon clip-on, sangat mendukung penyajian pertunjukan secara langsung ini.
"Kami ingin memberi ruang kepada talenta-talenta muda untuk terlibat dalam produksi ini, bukan hanya aktor, tetapi juga tim tata rias, kostum, dan kru produksi," ujarnya.***
Editor : M.RidwanSumber : radarbali.jawapos.com